SERPONG, ULTIMAGZ.com – Deadline semakin dekat, tugas belum selesai, tetapi anggota kelompok justru menghilang tanpa jejak? Perbedaan kepribadian sering kali menjadi alasan kerja kelompok menjadi teror bagi mahasiswa. Namun, bagaimana jika perbedaan tersebut justru bisa menjadi kunci untuk membentuk kelompok yang solid?
Salah satu cara memahaminya adalah melalui Myers-Briggs Type (MBTI). Melansir dari satupersen.net, MBTI adalah instrumen tes kepribadian yang mengkategorikan individu ke dalam 16 tipe berdasarkan empat dimensi, yaitu Extraversion (E) atau Introversion (I), Sensing (S) atau Intuition (N), Thinking (T) atau Feeling (F), serta Judging (J) atau Perceiving (P). Setiap dimensi mencerminkan cara seseorang berinteraksi, memproses informasi, mengambil keputusan, dan mengatur kehidupannya.
Baca juga: Kenali INFJ, Tipe Kepribadian Paling Langka
Dalam kerja kelompok, tipe-tipe kepribadian ini bisa membentuk tim yang saling melengkapi dan bekerja sama secara optimal. Berikut tiga pasangan MBTI yang terbukti paling kompak dalam kerja kelompok.
Duo Visioner, INTJ dan ENFP
Kombinasi ini sangat cocok karena menggabungkan pemikiran strategis sang INTJ dengan energi kreatif sang ENFP, seperti yang dilansir oleh truity.com. Dalam pembagian tugas, INTJ berperan besar sebagai perencana dan pembuat struktur proyek, sementara ENFP dapat memberikan ide kreatif dan menyampaikan presentasi yang menarik perhatian. Dengan kedua kepribadian ini dalam satu kelompok, INTJ akan memberikan arah yang jelas, sementara ENFP akan membuat proses kerja menjadi lebih menyenangkan dan menarik.
ESTJ + ISFP: Tim Eksekutor
Pasangan ini merupakan perpaduan antara organisasi dan ketelitian. Melansir idntimes.com, ESTJ bertindak sebagai timekeeper yang memastikan tugas berjalan tepat waktu. Di sisi lain, ISFP dengan ketelitiannya yang tinggi memastikan tugas yang dikerjakan memiliki hasil yang berkualitas tinggi, dilansir dari 16personalities.com. Dengan demikian, pasangan ini bisa menyelesaikan tugas tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas tinggi maupun kerapian hasil kerja.
Si Otak dan Si Hati, INTP dan ESFJ
Melansir dari 16personalities.com, kombinasi ini menyatukan INTP yang tajam dalam riset dengan ESFJ yang pandai berinteraksi dengan orang lain dalam menjaga harmoni kelompok. Di kelompok ini, INTP memiliki peran untuk menganalisis tugas dengan detail, sementara ESFJ menangani koordinasi antaranggota dan memastikan komunikasi berjalan lancar. Hasil riset dan analisis dari INTP kemudian dikemas oleh ESFJ menjadi presentasi yang komunikatif dan mudah diterima oleh audiens.
Baca juga: Mengenal Diri dengan Tes MBTI
Perlu diingat, MBTI hanyalah alat bantu untuk memahami diri sendiri dan orang lain. Melansir dari satupersen.net, MBTI merupakan salah satu instrumen untuk memahami pola kepribadian, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu kesuksesan kerja kelompok. Melansir dari akupintar.id, ada tiga hal penting untuk membuat kerja kelompok lebih efektif. Pertama, komunikasikan preferensi dan gaya kerja masing-masing sejak awal pertemuan. Kedua, bagi peran sesuai dengan keahlian setiap anggota. Terakhir, hargai perbedaan cara bekerja dalam tim.
Pada akhirnya, yang membuat tim benar-benar solid tetaplah komunikasi yang terbuka, sikap saling menghormati, dan komitmen bersama untuk mencapai tujuan. Jadi, sudah tahu tipe MBTI teman kelompok Ultimates?
Penulis: Aurelia Lisbeth Angelica
Editor: Reza Farwan
Foto: 16personalities.com
Sumber: 16personalities.com, akupintar.id, idntimes.com, satupersen.net, truity.com




