BEM UMN Sosialisasikan Regulasi Bazar Terbaru dan Kompetisi eSports

(Dari kiri ke kanan) Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (BEM UMN) Julian Rizki, bersama Wakil Ketua Rosemarie Vania dan Sekretaris Bendahara Novi Thedora memimpin jalannya konferensi pers mengenai regulasi bazar terbaru dan kegiatan eSports di UMN. Konferensi pers yang dilaksanakan di ruang D211 UMN pada Senin (05/11/18) sore, dihadiri oleh beberapa media kampus UMN. (ULTIMAGZ/Rafaela Chandra)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.comBadan Eksekutif Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (BEM UMN) melakukan sosialisasi regulasi bazar dan penyelenggaraan kompetisi eSports Battle of University yang dihadiri oleh media kampus di ruang D211 UMN, Senin (05/11/18). Sosialisasi ini dilakukan guna memberikan kejelasan tentang perubahan regulasi penyelenggaraan bazar dan transparansi penyelenggaraan kompetisi Battle of University yang diadakan oleh Gridgames.id bekerja sama dengan pihak kampus UMN sebagai tuan rumah.

 

Regulasi Bazar

Sejak 26 September 2018, regulasi penyelenggaraan bazar telah diperbarui. Dalam regulasi bazar terbaru, lokasi bazar kegiatan kemahasiswaan yang semula diadakan di lobi Gedung B UMN dipindahkan ke lobi Gedung D UMN. Lobi Gedung B kini hanya digunakan untuk pameran.

Dalam regulasi baru tersebut, disebutkan juga bahwa terdapat tiga zona yang dapat digunakan untuk penyelenggaraan bazar, yaitu Zona A, B, dan PK Ojong. Disebutkan pula bahwa Zona A dan B dapat dipinjam sekaligus atau hanya satu zona saja jika hanya ingin menggunakan wilayah yang lebih sempit.

Denah bazar dalam regulasi terbaru. (Sumber: tinyurl.com/newumnsop)

 

Dalam sosialisasi ini, BEM juga melampirkan tautan tinyurl.com/newumnsop yang berisi kumpulan SOP kegiatan kemahasiswaan terbaru. Namun, untuk regulasi bazar terbaru hanya tertera rincian lokasi yang diperbolehkan untuk menyelenggarakan bazar dan tidak terdapat mekanisme penyelenggaraan secara rinci.

Begitu pula di Gapura, belum terdapat peraturan terbaru mengenai mekanisme bazar. Peraturan yang masih tercantum dalam laman gapura.umn.ac.id hingga Rabu (07/11/18) sudah tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Salah satunya mengenai penyewa spot di bazar sudah diperkenankan menggantung pakaian lebih dari dua. Sedangkan di peraturan masih tertulis pakaian hanya boleh dilipat dan diletakkan di meja display atau maksimal dipajang menggunakan 2 (dua) mannequin dan menggunakan katalog.

 

 

Peraturan dan mekanisme penyelenggaraan bazar di laman gapura.umn.ac.id . Diakses pada tanggal 7 Novemer 2018. (http://gapura.umn.ac.id/index.php/home_roomreservation/room_reservation)

 

Rumusan regulasi tersebut merupakan hasil koordinasi Building Management sebagai penanggung jawab fasilitas kampus, Student Development sebagai mediator, organisasi kemahasiswaan BEM UMN, serta Dewan Keluarga Besar Mahasiswa (DKBM) UMN sebagai representasi mahasiswa. 

Ketua BEM UMN Julian Rizki Prayudha menyatakan bahwa posisi BEM dalam koordinasi perumusan regulasi yaitu sebagai penyedia rekomendasi materi yang tertera dalam regulasi terbaru.

“Rekomendasi BEM UMN menggunakan basis regulasi lama dan mengadopsikannya pada kondisi yang ada setelah bazar dipindah,” kata Julian. BEM menyesuaikan rekomendasi untuk regulasi terbaru berdasarkan kondisi dan fakta yang selama ini terjadi di lapangan. 

 

Kompetisi eSports

Kompetisi eSports untuk pertama kalinya diselenggarakan dalam sejarah UMN dalam acara Battle of University. Acara tersebut diselenggarakan oleh Gridgames.id dan pihak kampus UMN sebagai tuan rumah pada 3-4 November 2018 di Lecture Theatre.

Dalam acara ini, BEM dilibatkan dalam perundingan dan pertimbangan pengadaan lomba eSports. Bersama DKBM, pihak BEM diundang oleh rektorat untuk membahas hal pro dan kontra tentang penyelenggaraan lomba eSports.

“Penyelenggaraan eSports ini membuka pintu bagi mahasiswa-mahasiswa yang ingin menyelenggarakan kegiatan eSports di UMN,” ujar Julian.

Ke depannya, akan diberlakukan regulasi terkait penyelenggaraan lomba eSports sembari menunggu persetujuan pihak berwenang dalam pelaksanaanya. 

 

Penulis: Naufal Abrori Suprapto

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: Rafaela Chandra