SERPONG, ULTIMAGZ.com — Ada yang sedikit berbeda dari Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) tahun ini. Jika pada tahun-tahun sebelumnya, jalanan di sekitaran UMN terbilang padat dan macet saat kedatangan dan pemulangan mahasiswa baru, tahun ini jalanan terlihat lancar sekalipun pada jam-jam tersebut. Koordinator Keamanan OMB 2016, Sheila Amanda menuturukan divisi keamanan kali ini menyiasati kemacetan yang hampir setiap tahun terjadi selama masa OMB dengan membagi jalan.
“Kalau untuk kedatangan kita sudah pasti satu jalan, dari drop point. Untuk pemulangan sendiri, untuk ojek dan angkot kita arahkan dari depan, dari air mancur lobby. Untuk pemulangan dijemput orang tua, ke dormitory, naik bus, pulang ke kos di Newton; Dalton; dan sekitarnya, itu memang melalui SDC. Jadi kita tidak membuat jalanan di daerah depan itu macet. Kita arahkan ke belakang yang jalannya lebih sepi,” jelas Sheila setelah OMB hari pertama, Senin (22/8).
Ia menuturkan bahwa tertibnya lalu lintas selama OMB ini dapat terwujud karena anggota keamanan sudah dapat menempatkan diri dan melaksanakan tugasnya dengan baik. Tidak hanya itu, Sheila berpendapat untuk membuat OMB yang rapi dan tertib, diperlukan juga inisiatif personal dari setiap anggota divisi keamanan. Ini lah yang menurutnya sudah terlaksana sehingga tahun ini OMB dapat berjalan dengan lebih baik.
Dalam OMB hari pertama sendiri bukannya tanpa hambatan bagi Sheila dan divisi keamanan untuk mengatur 1737 mahasiswa baru dari 11 program studi ini. Ia mengaku sempat kesulitan dalam mengatur perpindahan antar kelompok OMB untuk Campus Tour sehingga membuat beberapa acara di jadwal mundur. Namun Sheila lega karena hal ini dapat diperbaiki pada pertengahan hingga akhir acara. Ia mengatakan hambatannya saat mengatur jalannya OMB adalah dari mahasiswa baru sendiri. Ia merasa para mahasiswa baru kurang bisa menyesuaikan waktu yang sudah ada untuk berpindah sehingga mereka harus pintar-pintar mengakali rundown yang sudah ada.
“Kita perpindahan banyak yang waktunya sebentar tetapi di mahasiswa baru kurang bisa menyesuaikan dengan waktu yang sudah ada, jadi gak sedikit bermasalahnya di situ. Kita bermain di rundownnya. Selain itu kita kan sudah nggak boleh yang model-model perpeloncoan yang teriak-teriak segala macam, jadi itu juga tidak bisa dilakukan untuk memacu maba-maba biar bisa mengikuti rundown dengan semestinya,” tutur perempuan yang sudah menjadi Koordinator Keamanan OMB selama dua tahun ini.
Perihal perpindahan mahasiswa baru yang kurang cepat ini nampaknya mengikuti pesan dari Rektor UMN, Ninok Leksono kala menutup orasinya pagi tadi yakni untuk tidak tergesa-gesa saat berpindah.
“Laksanakan OMB ini dengan sebaik-baiknya, dengan mulus. Kalau diminta pindah itu tidak usah lari-lari, tidak usah tergesa-gesa. Pelan-pelan saja, yang nyaman. Semoga pada OMB ini kalian tidak hanya mengenal para pimpinan kampus tetapi juga para senior,” pesan Ninok menutup orasinya saat upacara bendera pagi tadi.
Reporter: Stephani Laurensia
Fotografer: Evan Andrews