Mengenal Corporate Communication bersama Jodie O’Tania

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Acara PRIDE: PR & Ideas 2017 menyelenggarkan seminar bertajuk Expressing The Company with Walking Media dengan menghadirkan pembicara Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia Jodie O’Tania di Lecture Hall, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Kamis (23/03/17).

Seminar PRIDE kali ini mengharapkan agar para mahasiswa UMN dapat memahami Corporate Communication. Jodie dengan sangat antusias membagikan semua tips dan pengalaman-pengalamannya dalam bekerja menjadi Public Relation (PR) dalam sebuah perusahaan brand.

“Saya selalu berpikir, PR itu, Corporate Communication itu menjaga reputasi, lalu membangun image perusahaan itu sendiri. Menurut pengalaman saya, PR adalah storyteller,” ujar Jodie.

“Pengalaman saya, saya menceritakan tentang brand BMW dan saya yang membangun persepsi image seputar BMW dan brand-brandnya yang lain,” tambahnya.

Jodie mengatakan bahwa irisan antara PR, marketing, branding, dan advertising itu sudah sudah menjadi kabur. Marketing bertugas untuk berbicara pada satu pihak dan membuat kata kunci untuk diingat oleh konsumen. Saat diulang terus-menerus hingga merubah persepsi orang tersebut, itu merupakan kegiatan advertising, sedangkan branding, memberikan pemahaman lebih pada konsumen.

PR sendiri adalah pihak yang bicara. Pihak yang memberikan gambar bahwa pesan itu penting dan tidak langsung pada orang yang dituju melainkan melalui media lain.

“Jadi sebagai PR profesional atau Corporate Communication, itu bukan bilang barang kita bagus saja. Tetapi, kita menjelaskan manfaat dari benda tersebut tanpa terlihat kita mempromosikan,” kata Jodie.

PR juga berkolaborasi dengan departemen-departemen lainnya dan berkaitan dengan kampanye yang diberikan oleh perusahaan. Namun, pekerjan PR tidak bisa langsung selesai. Jodie mengatakan, untuk pembangung persepsi dibutuhkan goals jangka pendek, objektif jangka panjang. Tapi, dengan adanya sosial media, semua menjadi lebih mudah.

Seminar ditutup dengan kesimpulan yang diberikan oleh moderator, PR dilakukan secara konsisten dan one voice.

Penulis: Rachel Rinesya Putri

Editor: Kezia Maharani Sutikno

Foto: Angelina Rosalina