Beradu Prestasi hingga Thailand, Ultima Sonora Gelar “The Pursuit of Golden Cassia”

Ultima Sonora membawakan lagu Janger dalam konser Pursuit of Golden Cassia pada Sabtu (02/6/2018) malam. Konser diselenggarakan dalam rangka persiapan kompetisi paduan suara di Thailand Juli mendatang. (ULTIMAGZ/Rafaela Chandra)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sebanyak 55 anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ultima Sonora dari berbagai angkatan tampil pada konser pra-kompetisi “The Pursuit of Golden Cassia” di Function Hall Universitas Multimedia Nusantara, pada Sabtu (02/06/2018) lalu. Konser ini merupakan wujud pamit serta harapan dari Ultima Sonora sebelum menghadapi kompetisi paduan suara internasional Grand Prix Thailand.

Lagu-lagu dalam konser ini merupakan lagu yang juga akan dibawakan pada kompetisi mendatang. Selain untuk menghibur para penonton yang tidak dapat menyaksikan langsung perlombaan di Thailand, konser ini juga dilakukan untuk melatih kesiapan para penyanyinya.

Edwin selaku Ketua Umum Ultima Sonora menekankan agar peserta lomba tidak melulu berfokus pada kemenangan saja, tapi juga mencari pengalaman sebanyak mungkin.

“Yang lebih penting adalah mentalnya. Kita (Ultima Sonora) tidak ingin membangun mental yang hanya ingin menang, menang, menang. Kita disini cari pengalaman, menang disini dibonuskan, karena kita telah melakukan yang terbaik,” terang Edwin ketika diwawancarai Ultimagz.

The Pursuit of Golden Cassia (bunga nasional Thailand) sendiri memiliki arti mengejar keemasan di Thailand. Melalui event ini, Ultima Sonora berharap seluruh penyanyinya bisa mendapatkan pengalaman dan meningkatkan kemampuan dalam bernyanyi.

The Pursuit itu sendiri artinya pengejaran, golden cassia sendiri bunga Nasional (Kerajaan) Thailand. Mengejar keindahan yang ada di Thailand, dengan kita membuat keindahan dan harmoni dari Ultima Sonora itu sendiri,” lanjut Edwin.

Dalam menghadapi perlombaan pada Juli mendatang, Ultima Sonora sendiri tidak hanya melakukan persiapan secara teknis, namun juga secara materi. Meskipun mendapat subsidi dari kampus, namun anggota Ultima Sonora tetap melakukan pencarian dana secara mandiri untuk ongkos akomodasi. Hal ini berupaya untuk menekan kocek pribadi dari para peserta lomba itu sendiri.

“Untuk pencaharian dana, tentunya kita merogoh kocek pribadi dahulu. Dari pihak kampus juga memberikan subsidi, namun kita tetap melakukan pencaharian dana. Dari donasi, penjualan nasi (freshmoney) dan lainnya,” tutur Yohanes Bintang, Ketua Acara konser pra-kompetisi.

Persiapan pra-kompetisi yang dilakukan oleh para peserta konser ini sudah dilakukan sejak bulan Januari 2018. Adapun, pelatihan konser ini mulai diberlakukan secara intensif selama tiga bulan penuh sejak Maret 2018.

Sebelumnya, Ultima Sonora sudah menorehkan prestasi dalam kancah nasional maupun internasional. Mulai dari Bali 4th International Choir Festival tahun 2015 hingga Singapore 3rd International Choral Festival pada tahun 2016.

 

Penulis: Gabrielle Alicia Wynne Pribadi

Editor: Gilang Fajar Septian

Fotografer: Rafaela Chandra