• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Tuesday, March 10, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Event

Indonesia Kita: ‘Brigade Orgil’ Tunjukkan Kegilaan Masa Kini

Theresia Amadea by Theresia Amadea
August 12, 2018
in Event
Reading Time: 2 mins read

Pemilihan seorang pemimpin indonesia yang di perankan oleh Bedu Tohar (kanan) dan Marwoto (kiri)dalam pentas brigede orgil, jumat (10/08/18) di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki, Jakarta. (ULTIMAGZ/Gabriela Vivien)

0
SHARES
154
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Masih bertemakan Budaya Pop: Dari Lampau ke Zaman Now, Indonesia Kita mempersembahkan lakon ke-29 bertajuk “Brigade Orgil” yang diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki, pada Jumat (10/08/18). Dimeriahkan oleh aktor-aktor seperti Cak Lontong, Akbar, Inayah, dan Marwoto, pementasan ini masih memiliki tujuan yang sama bagi para penonton Indonesia Kita, yakni untuk membangun nasionalisme.

Brigade Orgil menceritakan tentang negeri Gilabeh, di mana masyarakatnya terserang suatu wabah yang membuat mereka seolah mengalami kegilaan. Di tengah kekacauan yang melanda negeri Gilabeh tersebut, muncul orang gila dengan latar belakang tidak jelas bernama Bedu (Bedu Tohar), yang menjadi kandididat pemimpin negeri. Namun, ketidakwarasan Bedu itu menjadi tidak berarti pada saat orang gila justru dianggap waras dan sebaliknya.

“Melalui potret-potret sosial yang kita mainkan masyarakat bisa melihat Indonesia dan tetap teringat akan sejarah negeri, gagasan pendiri bangsa tentang Indonesia yang diimpikan,” ujar Butet Kartaredjasa yang menjadi bagian dari tim kreatif.

Dirinya menjelaskan, pesan yang ada dalam Brigade Orgil bukan hanya menunjukan kegilaan masyarakat dalam politik, tetapi juga kegilaan dalam dunia digital.

“Pertunjukannya sudah berbicara perihal kegilaan masyarakat Indonesia hari ini, kegilaan masyarakat dalam politik, kegilaan netizen yang dengan mudahnya menyebarkan ujaran kebencian,” terang Butet.

Butet juga menanggapi perihal tema pementasan yang kebetulan bertepatan dengan pendaftaran Capres-Cawapres yang terjadi pada hari itu juga.

“Kesenian kami (Indonesia Kita) adalah kesenian yang kontekstual dan aktual, apa yang terjadi pagi ini hadir dalam panggung. Itulah berkah-berkah yang didapatkan dari masyarakat, ide-ide muncul dari masyarakat.” Kata seniman asal Jogja ini. “Serta praktek estektik kesenian kami sifatnya elastis yang tidak tunduk patuh dalam temuan. Lalu akan tetapi, temuan hari ini adalah yang temuan diatas panggung. Inilah elastisitas model pertunjukan yang dibangun Indonesia Kita tanpa disengaja.”

Pertunjukan pada Jumat malam sukses mengocok perut penonton melalui guyonan dan improvisasi para pemerannya, walaupun sempat diwarnai oleh keterlambatan pertunjukan. Lakon ini juga makin diramaikan dengan kehadiran Fakultas Seni Pertunjukan Institut Kesenian Jakarta (FSP IKJ).

 

Penulis: Theresia Amadea

Editor: Gilang Fajar Septian

Foto: Gabriela Vivien

Tags: 2018butet kartaredjasaIndonesiaindonesia kitaSeniteaterultimagz
Theresia Amadea

Theresia Amadea

Related Posts

Pemenang D&AD New Blood 2025 (wa.campaignbrief.com)
Event

D&AD Pencil: Alat Generasi Muda untuk Menulis Karir di Industri Kreatif

February 13, 2026
HUNT
Event

Mahasiswa UMN Gelar Treasure Hunt di Kampus lewat HUNT UMN 2025

December 9, 2025
Karya dari Satu Collective pada ADGI Design Week 2025.
Event

ADGI Design Week 2025: Lebaran Anak Desain Kembali Tahun Ini

December 6, 2025
Next Post
ULTIMO HOMBRE Berikan Warna Baru bagi Dunia E-Sports

ULTIMO HOMBRE Berikan Warna Baru bagi Dunia E-Sports

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − seven =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021