• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Sunday, February 22, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Event

Kostum “Legend of Wukong” Terinspirasi oleh Serial TV “Journey to the West”

Theresia Amadea by Theresia Amadea
May 7, 2019
in Event, Hiburan, Info Kampus
Reading Time: 2 mins read
Kostum “Legend of Wukong” Terinspirasi oleh Serial TV “Journey to the West”

Potret Pementasan The Legend Of Wu Kong di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (4/5/2019). (ULTIMAGZ/Brian Nathaniel Valenska)

0
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Sun Wukong, seekor kera sakti yang lahir dari batu dengan kekuatan ilahi mengacaukan Kerajaan Langit. Karena keonaran yang dibuatnya, Sang Buddha menghukum kera sakti itu dengan mengurungnya di kaki gunung serta harus menemani perjalanaan ke wilayah barat Biksu Tang.

Kurang lebih demikianlah gambaran cerita dalam pementasan ke-58 Teater KataK yang bertajuk Legend of Wukong. Pementasan ini mempunyai kesan mewah yang ditonjolkan pada kostum pemainnya, terutama yang dikenakan Sun Wukong, Sang Kera Sakti. Kostum tersebut terinspirasi oleh serial televisi dan film layar lebar yang mengisahkan petualangan Sang Kera Sakti ke wilayah barat untuk mencari Kitab Suci.

Koordinator kostum Teater KataK Celine Velincia mengatakan, serial televisi yang menjadi gagasan dasar pembuatan kostum adalah serial televisi tahun 1996 Journey to the West dan film Journey to the West: Conquering the Demons.

“Kostum Erlang dan prajurit (ini) idenya dari film Sun Wukong tahun 2013 (Journey to the West: Conquering the Demons),  tapi untuk (kostum) dewa-dewi, Sun Wukong (terinspirasi) dari serial televisi,” kata Celine, Sabtu (04/05/19) usai pementasan di Gedung Kesenian Jakarta.

Ia menambahkan bahwa alasan di balik perbedaan ide awal kostum Erlang dan prajurit dengan karakter lainnya untuk memberi kesan modern dan segi kecocokan dengan pementasan.

“Karena ingin ada kesan modern dalam kostum, tetapi untuk kostum pemain lainnya lebih cocok dengan serial televisi 1996,” kata Celine lebih lanjut.

Celine juga mengungkapkan bahwa hampir seluruh kostum para pemain merupakan hasil tangan tim pembuat kostum Teater KataK. Hanya mahkota milik Sun Wukong saja yang dibeli tim busana Teater KataK.

Meski kostum para pemain diproduksi sendiri oleh tim, kesan mewah kostum masih bisa terlihat dan membantu pemain membawa karakter tokoh yang sedang diperankan. Pembuatan kostum “Legend of Wukong” menurut Celine tak membutuh biaya melebihi anggaran yang ada.

“Karena kita membuatnya sendiri, kita bisa menekan pengeluaran uang untuk pembuatan kostum. Cuma menjahit kain baju saja yang kita membayar jasa penjahit,” ucap Celine.

 

Penulis: Theresia Amadea

Editor: Anindya Wahyu Paramita

Foto: Brian Nathaniel Valenska

Tags: 2019gedung kesenian jakartajakartakostumSun Wukongteaterteater katakteater katak 58ultimagzumn
Theresia Amadea

Theresia Amadea

Related Posts

Sampul album Icon Brent Faiyaz.(music.apple.com)
Hiburan

Dari Wasteland ke Icon: Brent Faiyaz, Sonik, dan Konsep Baru

February 21, 2026
Lukisan Le Soir, oleh Charles Le Brun, menggambarkan Morpheus (dewa mimpi) beristirahat di gua dikelilingi bunga poppy. (1669) (Louvre)
Hiburan

Bukan Hanya 12 Dewa Olimpus, 3 Dewa ini Juga Tidak Kalah Keren!

February 18, 2026
Pemenang D&AD New Blood 2025 (wa.campaignbrief.com)
Event

D&AD Pencil: Alat Generasi Muda untuk Menulis Karir di Industri Kreatif

February 13, 2026
Next Post
Trashformer Ajak SDN 1 Rancagong Memberdayakan Sampah Plastik

Trashformer Ajak SDN 1 Rancagong Memberdayakan Sampah Plastik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − 9 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021