Matthew Whitaker Trio Hadirkan Jazz yang ‘Sesungguhnya’

Matthew Whitaker Trio membawakan lantunan musik jazz 'sesungguhnya' di Java Jazz Festival 2018, Sabtu (3/3/2018), di Jakarta International EXPO, Kemayoran, Jakarta Utara.
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Matthew Whitaker Trio menjadi salah satu musisi internasional yang hadir memeriahkan Java Jazz Festival 2018, Sabtu (3/3/2018) di Jakarta International EXPO, Kemayoran, Jakarta Utara. Tampil untuk pertama kalinya di Indonesia, Matthew menghibur penonton dengan lantunan musik jazz tanpa lirik yang ia mainkan lewat pianonya bersama iringan dari bassist dan drummer.

Meskipun masih terdengar asing di telinga para penikmat musik mainstream, Matthew yang tampil di Tebs Hall pada pukul 17.30 tetap dapat menarik minat pengunjung untuk menyaksikan penampilan pianis berusia 16 tahun itu. Terlihat sejak hall dibuka, kursi yang tersedia di dalamnya hampir terisi penuh dengan penonton yang ingin menikmati pertunjukannya.

Seluruh penonton terpukau dengan penampilannya. Meskipun memiliki keterbatasan pada penglihatan, Matthew sangat mahir kala memainkan jari-jarinya diatas piano. Setiap lagu yang dibawakannya selalu diselingi oleh tepuk tangan penonton yang kagum pada permainannya.

Dengan lighting yang didominasi warna merah, panggung megah itu menjadi arena pertunjukkan yang mewah untuk melengkapi pertunjukan Matthew Whitaker Trio.

Setelah membawakan musik jazz andalannya di awal penampilan, Matt menyempatkan diri untuk mengucapkan terima kasih kepada para penonton karena telah meluangkan waktu mereka untuk menyaksikan penampilannya.

“Terima kasih banyak, saya Matthew Whitaker, usia 16 tahun. Ini penampilan pertama saya di Indonesia,” sapa Matt.

Bersama dua rekan musisinya, Matthew membawakan sejumlah lagu seperti My Favourite Things, Gotcha Now, dan I’ll Be Around yang tiap menitnya semakin menarik hati penonton hingga berujung pada standing applause untuk lelaki berkebangsaan Amerika Serikat tersebut.

Tibalah saat dimana Matthew membawakan single Mas Que Nada. Dalam lagu itu, ia bermain dengan bertempo cepat ala musik latin yang membuat penonton mulai menggerakan badannya di kursi seakan ingin berdansa. Semangat Matt selalu tampak pada tiap lagu, khususnya saat ia menekan jarinya di atas piano yang ia mainkan.

Penampilan Matthew dan rekannya berhasil memukau penonton. Tak hanya orang dewasa yang menikmati, namun terlihat banyak pula anak muda yang terhibur dengan penampilannya di sore hari itu.

Penulis: Billy Dewanda

Editor: Gilang Fajar Septian

Foto: Billy Dewanda