Sebelas Tim Mahasiswa Hasilkan Solusi untuk Limbah Kota di UI YEA 2018

Hasil penelitian berupa poster pada acara UI Youth Environment Action yang diikuti oleh 11 universitas pada Kamis (15/11/18) di Universitas Indonesia, Depok. (ULTIMAGZ/Gabriela Vivien)
Share:

DEPOK, ULTIMAGZ.com – Sebanyak 11 tim mahasiswa dari berbagai universitas mempresentasikan paper atau hasil penelitian terkait solusi inovatif masalah limbah kota dalam Universitas Indonesia Youth Environmental Action (UI YEA) 2018. Acara tahunan Departemen Lingkungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI ini dilaksanakan di Aula Terapung, Universitas Indonesia pada Kamis (15/11/18).

Ketua Pelaksana UI YEA 2018 Diki Nurul menyebutkan, UI YEA ketujuh ini mengusung tema How Do Youth Solve Waste Problem to Build Sustainable Cities in Asean 2030. 

“Jadi, kami mengambil tema tersebut karena limbah dan sampah merupakan aspek bermasalah dan menjadi perhatian publik karena banyak merugikan, seperti aspek kesehatan,” jelas Diki.

Esensinya, mahasiswa dan stakeholders diharapkan dapat bertukar ide untuk menyelesaikan masalah limbah dan membangun kota berkelanjutan di ASEAN melalui paper (penelitian) pada UI YEA 2018.

Berikut merupakan paper dan presentasi dari kesebelas tim yang diwajibkan menggunakan bahasa Inggris.

  1. Universitas Diponegero: Caloric Based Waste Bank: Integrated Solution for Society, Environment and Energy
  2. Universitas Politeknik Negeri Sriwijaya: CIFOAM (Sweet Orange Peel (Citrus Sinensis}) As Eco-Friendly Styrofoam
  3. Universitas Islam Lamongan: Eliminating Diarrhea due to Fecal Contamination in Unimproved Water Source: Empowering People through Interminttent Slow Sand Filter Instalation in Tambora, West Jakarta
  4. Universitas Sebelas Maret: Efforts to Utilize Plastic Bottle Waste for Community-Based Empowerment in Village Pojok Sukoharjo
  5. Universitas Negeri Semarang: Fertilizer of Coffe Skin Compost: Strategy for Reducing Coffe Production Waste to Improve Community Economic Capacity of Medono Village , Kendal Regency
  6. Universitas Brawijaya: Pattaya: Bioplastic from Nata De Soya as The Solution to Manage The Tofu Industry Wastewater (WHEY)
  7. Universitas Lampung: Relationship of Water Quality Towards Children’s Stunting Events (Case Study of Bandar Lampung City)
  8. Universitas Pembangunan Veteran Jawa Timur: The Effect of Water Spinach (IPOMOEA AQUATICA) to Reduce Mercury in Banda Aceh Landfill.
  9. Universitas Indonesia: The Utilization of Waste Ceramic as an Alternative Fuel for Electric-Steam Power Using Incinerator
  10. Politeknik Negeri Bandung: Utilization of Methane Gas from Anaerobic Palm Oil Mill Effluent (POME) Digestion into Free Emission Electricity Using Solid Oxide Fuel Cell
  11. Universitas Gadjah Mada: Plastic Waste Management Through Geographical Approach to Empower Depok Beach Community and its Sustainbility

Selain itu, Diki juga menyatakan bahwa penelitian Universitas Brawijaya (UB) merupakan salah satu inovasi yang paling menarik dalam perhelatan UI YEA 2018, yaitu Pattaya.

“Pattaya ini berinovasi membuat plastik dari limbah kedelai sehingga menyelesaikan dua masalah, yaitu masalah limbah tempe atau tahu dan masalah limbah plastik,” jelas Diki.

Walaupun paper UI YEA dari tahun-tahun sebelumnya tidak pernah diimplikasikan di dunia nyata, Diki berharap pemerintah atau instansi-instansi bisa mendukung agar paper UI YEA kali ini bisa terealisasikan.

“Karena jika didukung, bisa saja (paper) direalisasikan secara nyata, tentunya setelah proses pengkajian terlebih dahulu oleh para ahli,” tambah Diki.

Salah satu peserta UI YEA Rosidah Amini mengungkapkan, dirinya mengapresiasi penyelenggaran UI YEA yang menjadi wadah solusi permasalahan sampah.

“Ini adalah acara yang luar biasa. Peserta menyumbangkan ide-ide untuk permasalahan sampah di Indonesia dan ASEAN,” kata peserta dari Universitas Lampung tersebut.

 

Penulis: Ignatius Raditya Nugraha

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: Gabriela Vivien