Suguhkan 140 Show, JJF 2017 Hadir Tanpa Special Show

BNI selaku penyelenggara acara Java Jazz Festival bersama dengan pihak sponsor dan pendukung acara mengadakan konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada hari Rabu (1/3/2017). Acara Java Jazz Festival yang ke-13 ini akan dilaksanakan tiga hari mulai dari tanggal 3 hingga 5 Maret mendatang di JIEXPO Kemayoran.
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Gelaran Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) memasuki tahun ke-13. Tahun ini, JJF akan menyajikan total hampir 140 show yang dilangsungkan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 3-5 Maret 2017.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, JJF masih menyuguhkan musisi-musisi nasional dan internasional yang akan tampil di 14 panggung yang tersebar di JIExpo. Beberapa line-up artis luar yang akan tampil adalah Chic Corea, Sergio Mendes, Anthony Strong, Arturo Sandoval, dan Ne-Yo. Sementara dari dalam, Tulus, Afgan, Barasuara, Andien, Dwiki Dharmawan, dan Glenn Fredly akan memeriahkan panggung JJF.

Dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (01/03/17), direktur utama Java Festival Production Dewi A. L. Gontha menuturkan bahwa persiapan sudah hampir selesai. 30% artis mancanegara sudah berdatangan dan masih akan menyusul hingga hari H.

Mengangkat konsep Betawi yang khas dengan ondel-ondelnya, Dewi menuturkan setting outdoor JJF kali ini akan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.

“Jadi ini akan sedikit lebih spesial,” ujarnya.

Selain itu, perbedaan tahun ini adalah ditiadakannya special show yang sebelumnya memerlukan tiket khusus. Di tahun ini, seluruh pengunjung dapat menikmati penampilan performer tanpa batasan.

“Yang ingin kita sampaikan di sini adalah everything for everybody. Jadi jangan ada orang yang ingin nonton tapi kocek-nya nggak cukup jadi nggak bisa nonton Ne-Yo, nggak bisa nonton Arturo Sandoval. Menurut saya ini pemerataan saja, jadi semua yang datang bisa nonton semuanya,” ujar founder Java Festival Production Peter F. Gontha.

Dari segi penjualan pun, Dewi menuturkan bahwa tidak terjadi penurunan tetapi malah lebih baik dari tahun lalu.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Jeje Nurjaman turut hadir dalam konferensi pers dan memberikan apresiasi atas terlaksananya JJF yang ke-13 ini. Dinas Pariwisata DKI melalui Jeje memberikan beberapa dukungan berupa diterbitkannya surat rekomendasi, izin pemasangan banner di jalur-jalur protokol, pemberian keringanan pajak, penayangan video promosi di videotron daerah Jakarta secara gratis, dan kemudahan pengurusan izin.

“Gubernur boleh berganti tetapi dukungan tetap berjalan,” ujarnya.

Daily pass JJF dibanderol seharga Rp650.000, sementara 3-Days Pass-nya dibanderol seharga Rp1.500.000, belum termasuk pajak. Tiket dapat dibeli online melalui situs javajazzfestival.com atau secara offline di ticket box yang tersedia.

Penulis: Kezia Maharani Sutikno

Foto: Angelina Rosalin