• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Tuesday, March 17, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Fokus

Solidaritas Hingga Penghormatan: Makna di Balik Banyaknya Porsi Nasi Padang Bungkus

Victoria Nadine Gunawan by Victoria Nadine Gunawan
December 12, 2024
in Fokus, Lifestyle
Reading Time: 2 mins read
Foto sebungkus nasi padang. (idntimes.com)

Foto sebungkus nasi padang. (idntimes.com)

0
SHARES
889
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Pernahkah Ultimates  merasa terkejut saat membuka bungkus nasi padang di rumah, mendapatkan porsinya yang jauh lebih banyak dibanding saat makan di tempat? Fenomena ini menjadi pertanyaan di tengah masyarakat.

Melansir okezone.com, tradisi memberikan porsi besar untuk makanan yang dibungkus ternyata sudah ada sejak era kolonial Belanda. Pada masa itu, warung milik pribumi hanya melayani orang-orang Belanda untuk makan ditempat, sedangkan pekerja pribumi terpaksa membungkus makanan untuk dibawa pulang. 

Baca Juga: Petai: Si Kecil Berbau Tajam dengan Segudang Manfaat Kesehatan

Sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama pribumi, penjaga warung pun memberikan porsi yang lebih banyak kepada mereka yang membungkus makanan. Namun, pemberian porsi besar kini bukan hanya soal solidaritas semata. 

Saat ini, pemberian porsi yang lebih banyak sudah menjadi bentuk penghormatan kepada pelanggan. Dalam budaya Minangkabau, memberikan porsi yang melimpah dianggap selain salah satu cara untuk menunjukkan keramahan dan penghargaan kepada pembeli. 

Melansir detikfood.com, semakin besar porsi yang diberikan, semakin besar rasa hormat yang ditunjukkan oleh pemilik warung kepada pelanggan. Bahkan, ada pula anggapan bahwa nasi padang yang dibungkus akan dimakan bersama keluarga sehingga porsi yang diberikan lebih besar daripada biasanya.

Selain itu, terdapat alasan praktis di balik kebiasaan ini. Para pemilik warung sering kali menganggap bahwa memberikan porsi yang lebih besar kepada pembeli yang membawa pulang makanan juga memberikan keuntungan bagi mereka. 

Mengutip brillio.net, pemilik warung melihat ini sebagai cara untuk mengurangi pekerjaan mereka, karena pelanggan yang membungkus makanan tidak perlu mencuci piring setelah makan. 

Melansir bbc.com, survei yang dilakukan oleh pihak BBC terhadap 100 responden di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat menyadari fenomena porsi nasi padang yang lebih banyak ketika dibungkus. Sebanyak 79 persen responden setuju bahwa nasi padang bungkus memberikan porsi yang lebih melimpah dibandingkan makan di tempat, 21 persen lainnya tidak setuju. Hasil ini menunjukkan bahwa tradisi ini sudah menjadi kebiasaan yang tidak asing lagi di Jabodetabek.

Fenomena nasi padang memberikan porsi yang banyak bukan terjadi secara kebetulan, melainkan bagian dari tradisi. Tradisi ini tidak hanya mencerminkan keramahan dan penghargaan, tetapi juga mengandung nilai praktis dan emosional. 

Baca Juga: Jangan Terjebak Suasana Melankolis! 5 Lagu ini Siap Hangatkan Hatimu di Musim Hujan

Melalui pemberian porsi yang melimpah, masyarakat Minangkabau berusaha melestarikan sejarah sekaligus menunjukkan rasa hormat kepada pelanggan, sambil mempertahankan makna budaya yang telah berlangsung turun-temurun.

 

 

Penulis : Victoria Nadine Gunawan

Editor : Cheryl Natalia

Foto : idntimes.com

Sumber :  bbc.co, brillio.net, okezone.com, detikfood.co

Tags: 2024budayafaktafunfactIndonesiamakanmakanannasipadangpadangtradisi
Victoria Nadine Gunawan

Victoria Nadine Gunawan

Related Posts

Ilustrasi seorang anak bermain Roblox di gawainya. (ULTIMAGZ/Tiffany Michiko P.)
Iptek

Batas Usia Media Sosial bagi Anak: Upaya Melindungi atau Mengekang?

March 17, 2026
Ilustrasi laptop yang ditempeli berbagai stiker. (ULTIMAGZ/Febrian Dwianto)
Budaya

Manifesto 13 Inci: Bagaimana Pesan dan Kepribadian Tersampaikan Lewat Stiker

March 16, 2026
Sepatu hak tinggi Onitsuka Tiger. (sneakersnews.com)
Lifestyle

Onitsuka Tiger Kenalkan Sneakers dengan Kesan Feminin di Milan Fashion Week

March 16, 2026
Next Post
(Dari kiri ke kanan) Baek Sa-eon (Yoo Yeon-seok) dan Hong Hee-joo (Chae Soo-bin) di poster When the Phone Rings. (m.imdb.com)

When the Phone Rings, Teka-teki di Balik Telepon Misterius

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − nine =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021