RAN Ajak Pendengar Cintai Diri Sendiri Lewat “Si Lemah”

si lemah
"Si Lemah", lagu baru RAN yang mengajak pendengar untuk lebih mencintai diri sendiri. (Foto: youtube.com)
Share:

YOGYAKARTA, ULTIMAGZ.com — Grup musik RAN merilis sebuah lagu berjudul Si Lemah pada Selasa (21/04/20) lalu. Lagu ini menjadi penutup dari rangkaian “OMNE TRIUM PERFECTUM: The Series”, sebuah projek terbaru RAN yang berarti “everything that comes in threes is perfect”. Berkolaborasi dengan solois Hindia, RAN mengajak pendengarnya untuk selalu menerima dan mencintai diri sendiri.

Lagu ini mengisahkan gejolak diri untuk menerima kekurangan dan mencintai diri sendiri ketimbang berpura-pura bahagia.

Hai, kau si lemah dalam cermin

Mari beradu mata dan mulai bicara

Tentang pijar resah yang menyala

Dilansir dari kompas.com, Nino RAN mengutarakan pikirannya tentang momen ia bercermin. Dirinya mencoba membayangkan apa yang orang-orang pikirkan ketika beradu tatap dengan musuh terbesar setiap orang, yaitu diri mereka sendiri, untuk mengakui kelemahan diri.

Benarkah ini yang kau ingin?
Pura-pura sempurna, kelabui celah
Demi aman, nyamanmu tersia

Habis daya bangun imaji
Hingga bohongmu tak lagi
Berbohong lagi
Yang kau tipu dirimu sendiri

Kedua bait itu menggambarkan, apakah kebahagian palsu benar-benar apa yang diinginkan orang. Mereka yang sedang terluka dan sedih kerap membohongi diri sendiri hanya untuk menunjukan bahwa dirinya baik-baik saja. Bagian chorus dan bridge mengingatkan tentang pentingnya menghargai dan menerima diri sendiri, berhenti sejenak mengejar kesempurnaan, dan berdamai dengan kekurangan.  

Hai si lemah
Buatlah semesta menerima
Dirimu apa adanya
Relakanlah
Masih banyak senyum di dunia
Yang bisa terima semua indah kurangmu
Bila engkau berbeda
Jangan kau benci dirimu

Pagi yang berat
Kasur yang erat
Menahan dirimu bersinar berguna
Di mata dunia
Tarik nafas yang dalam dan dengarkan ini
Apapun yang kau idap atau menghantui
Bukan halanganmu untuk kalahkan hari
Kamu berarti

“Lewat lagu ini kami ingin mengajak semua yang mendengar berdamai dan menemukan dirinya kembali. Self-acceptance bukan hal yang mudah, tapi apa yang kurang tentang kita mungkin saja indah di mata orang,” ucap Rayi RAN, dikutip dari idntimes.com. 

Selain itu, RAN berharap setelah mendengarkan lagu ini, seseorang bisa bangkit dari masa lalunya dan kembali menjadi diri sendiri.

“Karena bagi saya mengakui kelemahan itu sama dengan kuat. Berhenti berpura-pura. Be the best version of you. Terima semua yang Tuhan berikan pada kita. Bukan menutupinya,” tutur Nino RAN, dikutip dari kompas.com.

 

Penulis: Theresia Amadea

Editor: Maria Helen Oktavia

Foto: youtube.com

Sumber: kompas.com, idntimes.com, republika.co.id