• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Wednesday, February 11, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Iptek

Anggur Laut NTT: Superfood “Kaviar Hijau” yang Mendunia, Kehidupan Ekonomi Pesisir

Clarisa Renata by Clarisa Renata
February 11, 2026
in Iptek
Reading Time: 2 mins read
Ilustrasi anggur laut NTT (Pixabay/Jerry Phons G)

Ilustrasi anggur laut NTT (Pixabay/Jerry Phons G)

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Butiran hijau kecil yang meletup lembut di lidah kini sedang naik daun di pasar global. Anggur laut atau Caulerpa lentillifera menjadi salah satu komoditas unggulan dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang perlahan mencuri perhatian dunia. Teksturnya yang renyah dengan rasa segar membawanya dijuluki sebagai green caviar, populer di kalangan pencinta kuliner hingga chef internasional.

Mengutip phys.org, sebutan green caviar muncul karena bentuknya menyerupai telur ikan. Namun, keunggulannya tidak berhenti pada estetika. Rumput laut ini kaya protein nabati, serat, dan mineral seperti kalium, yodium, hingga antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung serta imunitas. Berkat kandungan tersebut, berbagai penelitian mulai menempatkan anggur laut dalam kategori superfood.

Baca Juga: Daun Kelor, Superfood Lokal Kaya Nutrisi dan Manfaat Kesehatan

Popularitas global juga ikut mendorong permintaan pasar. Mengutip mongabay.co.id, Jepang menjadi negara dengan permintaan paling tinggi, membuat harga ekspor anggur laut asal Indonesia meningkat hampir sepuluh kali lipat. Beberapa chef internasional mulai mengolahnya menjadi salad eksotis atau pendamping hidangan laut yang premium.

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, mengatakan rumput laut dari Rote Ndao menjadi sebagai salah satu yang terbaik di dunia, dilansir dari enbeindonesia.com. Pemerintah daerah pun mendorong pengolahan lokal agar nilai tambahnya kembali ke masyarakat, didukung dengan keberadaan pabrik pengolahan di Kupang yang membantu menjaga stabilitas harga dan akses pasar bagi petani.

Baca Juga: Susu Kecoak: Inovasi Pangan Masa Depan atau Sekadar Sensasi

Cerita dari daerah lain juga menunjukkan potensi ekonomi yang besar. Petani di Takalar mampu meraih pendapatan jutaan rupiah per bulan melalui budidaya anggur laut yang relatif sederhana dan ramah lingkungan, dilansir dari neraca.co.id. 

Fenomena anggur laut dari NTT membuktikan bahwa superfood tidak selalu harus diimpor atau berharga mahal. Kadang, ia tumbuh dekat dengan kehidupan nelayan dan petani pesisir yang telah lama merawatnya. Dengan pengelolaan berkelanjutan, “kaviar hijau” tidak hanya berpeluang mendunia, tetapi juga berperan mengangkat kesejahteraan masyarakat di daerah asalnya.

 

Penulis: Clarisa Renata

Editor: Kezia Laurencia

Foto: Pixabay/Jerry Phons G

Sumber: phys.org, mongabay.co.id, enbeindonesia.com, neraca.co.id

Tags: anggur lautanggur laut nttanggur laut Rote NdaoArtikelartikel 2026Caulerpa Lentilliferagreen caviarNTTnusa tenggara timurpetani takalarRote Ndaosuper food Rote NdaosuperfoodViktor Laiskodat
Clarisa Renata

Clarisa Renata

Related Posts

Logo Kimi K2, AI chatbot buatan Cina terbaru. (smyth.os)
Iptek

Kimi K2 Thinking: AI Baru Cina yang Hancurkan Pasar AI

February 11, 2026
Ilustrasi bubuk kunyit. (Freepik/Jigsawstocker)
Iptek

Kunyit: Bumbu Dapur yang Menyimpan Banyak Rahasia Kesehatan

February 4, 2026
Teh
Iptek

Hojicha vs Matcha: Dua Teh Hijau dari Negeri Sakura, Apa Perbedaannya?

February 4, 2026
Next Post
Logo Kimi K2, AI chatbot buatan Cina terbaru. (smyth.os)

Kimi K2 Thinking: AI Baru Cina yang Hancurkan Pasar AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + seventeen =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021