SERPONG, ULTIMAGZ.com – Susu protein air dadih (whey protein milk) bukanlah benda yang asing bagi mereka yang ingin membentuk massa otot tubuhnya. Namun, apakah benar whey protein milk bisa membentuk otot?
Whey protein milk adalah susu sapi segar yang sudah melalui proses pemisahan antara lemak dan air. Proses ini bekerja dengan menggunakan proses fisika atau kimia untuk memecah protein pada susu yang berperan sebagai pengikat air dan lemak. Hasil dari proses ini adalah gumpalan putih berisi lemak (curd), dan air keruh berisi whey dan kandungan nutrisi yang larut dalam air (water-soluble nutrition) lainnya.
Baca juga “Intoleransi Laktosa Buat Pengidap Tak Bisa Makan Produk Susu”
Curd biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan keju. Sementara sisa ekstraksinya yang dahulu dianggap limbah, kini dijadikan sumber protein organik. Akibat proses pemisahan ini, cairan hasil ekstraksi menampung whey protein yang ada di susu segar, tapi tidak lagi mengandung lemak. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa whey dikonsumsi oleh mereka yang berambisi membangun otot tubuhnya.
Whey protein yang sudah diolah dan dijadikan bubuk diketahui mengandung kadar protein hingga 70 – 90 persen. Jumlah ini membuat konsumen susu whey dapat memenuhi kebutuhan protein hariannya tanpa perlu makan makanan dalam jumlah besar.
Meskipun whey protein milk memang mengandung kadar protein yang tinggi, bukan berarti benda ini dapat membentuk otot tubuh secara instan. Pertumbuhan otot manusia dipengaruhi oleh aktivitas otot berintensitas tinggi yang berinterval secara terartur. Sederhananya, otot tubuh akan tumbuh jika terdapat keseimbangan antara latihan dan istirahat pada otot secara teratur dan konsisten.
Aktivitas latihan otot berintensitas tinggi ini membutuhkan energi yang besar. Hal ini berarti kebutuhan akan protein, lemak, serat, dan karbohidrat harus dipenuhi dengan baik guna mendukung aktivitas otot. Berbeda dengan protein, kebutuhan akan lemak, serat, dan karbohidrat umumnya bisa dipenuhi dengan konsumsi makanan diet tertentu.
Baca juga “Lima Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi setelah Olahraga”
Di sisi lain, jika seseorang ingin memenuhi kebutuhan protein hariannya yang besar akibat latihan otot, mereka harus mengonsumsi sejumlah besar daging, susu, atau sumber protein lainnya. Permasalahannya adalah, jika mereka mengonsumsi makanan-makanan ini dengan jumlah banyak, kandungan lemak dalam tubuh mereka menjadi berlebih dan malah mengganggu pertumbuhan otot. Jadi, orang-orang yang ingin membangun otot tubuhnya meminum whey protein milk guna memenuhi kebutuhan protein hariannya tanpa adanya tambahan lemak.
Kesimpulannya, whey protein milk memang punya andil dalam pertumbuhan massa otot. Akan tetapi mengonsumsi susu ini saja tidak cukup. Ultimates tetap butuh latihan dan istirahat yang teratur, serta memenuhi kebutuhan nutrisi harian yang agar bisa menghasilkan otot tubuh yang diinginkan.
Penulis: Reynaldy Michael Yacob
Editor: Nadia Indrawinata
Foto: istockphoto.com
Sumber: jovee.id, wartalika.id, honestdocs.id