• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Wednesday, March 11, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Jalan-jalan

Tuk-tuk, Moda Transportasi Khas Bangkok

ilhamakbar23 by ilhamakbar23
February 23, 2014
in Jalan-jalan
Reading Time: 1 min read
0
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kalau warga Jakarta memiliki bajaj sebagai salah satu moda transportasinya, warga Bangkok pun tak mau kalah. Mereka punya moda transportasi sendiri, yaitu tuk-tuk. Umumnya, tuk-tuk tidak hanya berada di Bangkok saja, tetapi moda transportasi ini ada di seluruh Thailand, hanya saja bentuk dan modelnya berbeda di tiap daerah.

Umumnya, kendaraan ini beroda tiga hasil modifikasi dari sepeda motor yang ditambahkan sebuah bak tertutup sebagai tempat penumpang duduk berkapasitas 5-10 orang. Tuk-tuk sendiri dapat dijadikan alat transportasi alternatif selain bus, ojek, dan taksi. Harganya pun bervariasi dan tidak membuat kantong bolong. Sebagai contoh, penulis pernah menaiki tuk-tuk dari Wat Arun menuju hotel di daerah Khaosan Road, hanya 80 baht atau sekitar Rp31.000 saja. Cukup murah bukan? Tip lainnya, cobalah untuk menawar harga agar tidak merogoh kocek dalam.

Bagaimana rasa saat menaiki tuk-tuk sendiri? Amazing! Kecepatan tuk-tuk ini tidak kalah dengan bajaj. Para pengemudi biasanya mengemudikannya dengan kecepatan di atas rata-rata, pas bagi penumpang yang harus berkejaran dengan waktu.

Penasaran ingin merasakan sensasinya? Kalian dapat langsung berkunjung ke Bangkok dan menikmati transportasi ini. Jam operasional tuk-tuk sendiri hampir 24 jam dan bahkan di pagi buta sudah banyak supir tuk-tuk yang menawarkan jasanya hingga tengah malam. Selamat melanglangbuana di Bangkok bersama tuk-tuk!

 

[divider] [/divider] [box title=”Info”]

Penulis : Ilham Akbar
Editor: Sintia Astarina
Foto: Dok. Pribadi

[/box]
Tags: bangkokthailandtransportasituktuk-tuk
ilhamakbar23

ilhamakbar23

Related Posts

Potret walang atau belalang goreng di atas daun hijau. (create.vista.com)
Iptek

Walang Goreng, Hidangan Belalang Khas Yogyakarta

December 16, 2025
Potret bangunan Toko Merah, salah satu bangunan bersejarah di kawasan Kota Tua. (kompas.com/Zeta Zahid Yassa)
Jalan-jalan

Intip Beragam Tempat Bersejarah yang Jarang Diketahui di Jakarta

December 10, 2025
Pasar Subuh Senen
Hiburan

Pasar Subuh Senen: Menyusuri Jejak Jajanan Tradisional

December 5, 2025
Next Post

Trade Deadline NBA ; Memperbaiki atau Mempersiapkan Masa Depan ?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 16 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021