SERPONG, ULTIMAGZ.com – Aroma pahit dan kesat dari kopi sudah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang. Minuman ini terkadang dijadikan rutinitas, pemuas dahaga, atau bahkan sesuatu untuk mencelikkan mata. Namun, tidak banyak yang orang tahu bahwa sebenarnya biji kopi tidak diproses menggunakan satu cara saja.
Ada beberapa cara untuk memproses biji kopi yang baru dipanen. Proses tersebutlah yang dapat mengubah rasa dari kopi yang akan diminum nantinya.
Baca juga: Menyoroti Beragam Aroma Kopi Indonesia Lewat Jakarta International Coffee Conference 2025
1. Biji Kopi Proses Natural
Proses natural merupakan cara paling tradisional dalam sejarah perkopian. Proses ini tidak membutuhkan mesin berat untuk membantu pencucian dan pengeringan biji kopi. Dalam proses ini, ceri kopi dikeringkan di bawah matahari agar kulit luar ceri dapat mengelupas dengan sendirinya.
Sulitnya, proses ini ternyata memakan waktu yang cukup lama, yaitu lima hingga enam minggu. Tidak hanya itu, buah ceri kopi harus dibalikkan secara berkala untuk mencegah adanya pembusukan. Dengan cara ini, kopi yang dihasilkan akan memiliki rasa fruity dengan acidity atau keasaman lebih rendah.
2. Biji Kopi Proses Washed
Proses washed adalah salah satu proses yang sangat unik. Ceri kopi yang dipanen akan direndam ke dalam air. Apabila ceri kopi tenggelam ke bawah, maka ceri tersebut dianggap sudah matang. Setelah direndam, ceri akan dimasukkan ke dalam sebuah mesin pengupas kulit yang disebut sebagai depulper.
Kemudian, ceri-ceri tersebut dimasukkan ke dalam sebuah bejana untuk difermentasi selama 24 hingga 36 jam. Melalui proses ini, rasa kopi yang didapat cenderung lebih ringan. Namun, rasa fruitiness dari kopi menurun dengan tingkat keasaman yang lebih tinggi.
3. Biji Kopi Proses Semi-Washed
Proses semi-washed merupakan gabungan dari proses natural dan washed. Dalam proses semi-washed, buah ceri kopi yang sudah dipanen akan dimasukkan ke dalam mesin depulper untuk dikupas.
Namun, ceri kopi tidak akan dikupas sepenuhnya, melainkan disisakan kelembabannya sebanyak 30–35%. Setelah dikeringkan, biji kopi akan dikupas sepenuhnya sebelum dikeringkan kembali. Proses ini menghasilkan kopi yang memiliki rasa manis dengan keasaman lebih rendah.
4. Biji Kopi Proses Honey
Jangan sampai tertukar, proses honey hampir sama dengan semi-washed. Namun, berbeda dengan proses sebelumnya, proses ini menggunakan lebih sedikit air.
Ceri kopi yang sudah dipanen akan dikupas dan disisakan dagingnya. Sisa daging inilah yang disebut sebagai miel atau madu.
Baca juga: Masih Mengantuk Setelah Minum Kopi? Ini Alasannya
Proses honey bisa memakan waktu hingga 30 hari, tergantung dari berapa banyak lendir atau miel yang ditinggalkan di biji kopi tersebut. Kopi yang diseduh melalui proses ini memiliki rasa manis alami dengan body atau kekentalan lebih tebal.
Ternyata, cara mencuci dan memproses biji kopi bisa membuat rasa kopi berubah. Rasa kopi macam apa yang Ultimates suka?
Penulis: Jasmine Kurnia Wijaya
Editor: Jessica Kannitha
Foto: nescafe.com
Sumber: ottencoffee.co.id, koro.id, nescafe.com





