SERPONG, ULTIMAGZ.com – Trick or treat adalah permainan yang melekat dengan perayaan Halloween dan diperingati setiap 31 Oktober. Permainan ini biasanya dilakukan oleh anak-anak dengan cara mengunjungi rumah orang lain. Anak-anak akan berkata trick or treat kepada sang penghuni rumah.
Jika penghuni rumah memilih trick, anak-anak tersebut akan menjahili pemilik rumah. Namun, jika pemilik rumah memilih treat, mereka harus memberi permen atau makanan lain untuk anak-anak tersebut.
Baca juga: Mengenal Sejarah Halloween yang Dirayakan Tiap 31 Oktober
Sejarah Permainan Trick or Treat
Permainan ini sudah dimainkan pada 1920-an di Amerika. Pada saat itu, anak-anak biasanya melakukan permainan ini pada pukul 17.30 sampai 21.30 waktu setempat.
Menurut buku “Trick or Treat: A History of a Halloween” karya Lisa Morton, permainan trick or treat terinspirasi dari kebiasaan dalam merayakan Natal. Pada awalnya, sekelompok anak-anak akan melakukan perjalanan dari rumah ke rumah tetangga untuk mengumpulkan makanan atau minuman.
Setelah beberapa waktu, permainan trick or treat mengalami perubahan karena tuan rumah lebih memilih memberikan permen daripada makanan atau minuman untuk anak-anak tersebut. Maka itu, trick or treat identik dengan makanan manis.
Permainan ini juga memiliki beberapa peraturan, salah satunya anak-anak hanya dapat mengunjungi rumah dengan lampu yang nyala. Artinya, rumah yang menyalakan lampunya akan menerima kunjungan dari anak-anak pada saat Halloween.
Baca juga: 4 Rekomendasi Film Horor untuk Temani Halloween
Seiring perkembangan zaman, kini permainan trick or treat tidak hanya dilakukan di Amerika, tetapi juga di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Selain permainan trick or treat, ada pula berbagai permainan dan tradisi untuk merayakan Halloween dengan mengadakan pesta kostum, menghias rumah dengan ornamen Halloween, atau mengukir labu.
Penulis: Mianda Florentina
Editor: Cheryl Natalia
Sumber: cnnindonesia.com, beritasatu.com, suara.com
Foto: Unsplash/Panuwat Dangsungnoen





