Era Baru Persepakbolaan Eropa

Share:

 

Beberapa saat yang lalu, tepatnya pada Minggu (23/2) UEFA yang merupakan badan federasi sepak bola Eropa melaksanakan pengundian peserta kualifikasi yang akan memperebutkan tiket ke Prancis. Berbeda dengan penyelenggaran sebelumnya, event 4 tahunan ini menyediakan 24 tempat untuk diperebutkan setelah sebelumnya hanya 16 tempat.

General Secretary UEFA, Gianni Infantino dalam UEFA.com mengatakan jika ini merupakan awal dari sebuah lembaran baru sejarah persepakbolaan. Bukan tanpa alasan Gianni berkata seperti itu, dalam UEFA EURO 2016 ini akan banyak hal baru yang berbeda dari sebelumnya.

Selain kuota peserta diperbanyak, untuk pertama kalinya tuan rumah diwajibkan untuk ikut kualifikasi.  Namun, raihan poin tak dihitung.

Saat ini, di Eropa, banyak negara yang sedang mengalami masalah politik sehingga tidak dapat dipertemukan dalam 1 grup. Contohnya seperti Azerbajian dan Armenia. Selain itu, negara yang baru kali pertama mengikuti  kualifikasi EURO untuk kali pertama, Gibraltar, tidak akan satu grup dengan Spanyol karena alasan politik juga. Russia dan Georgia sebenarnya juga memiliki masalah politik, namun kedua belah pihak telah setuju jika dipertemukan dalam satu grup.

Kualifikasi yang akan dimulai dari 7 September 2014 sampai Oktober 2015  ini, akan meloloskan 2 tim teratas disetiap grupnya dengan tambahan peringkat 3 terbaik.

Berikut hasil lengkap pembagian grup kualifikasi EURO 2016.

Grup A

Belanda, Kazakhstan, Islandia, Latvia, Turki, Republik Ceko

Grup B

Bosnia dan Herzegovina, Andorra, Siprus, Wales, Israel, Belgia

Grup C

Spanyol, Luksemburg, Makedonia, Belarusia, Slovakia, Ukraina

Grup D

Jerman, Gibraltar, Georgia, Skotlandia, Polandia, Republik Irlandia

Grup E

Inggris, San Marino, Lithuania, Estonia, Slovenia, Swiss

Grup F

Yunani, Kepulauan Faroe, Irlandia Utara, Finlandia, Rumania, Hongaria

Grup G

Rusia, Liechtenstein, Moldova, Montenegro, Austria, Swedia

Grup H

Italia, Malta, Azerbaijan, Bulgaria, Norwegia, Kroasia

Grup I

Portugal, Albania, Armenia, Serbia, Denmark, Prancis

[divider] [/divider] [box title=”Info”]

Penulis: Gregorius Aryo Damar

Editor : Patric Batubara

Sumber gambar:  disini [/box]