• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Thursday, March 12, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Olahraga

Cabang Olahraga Baru ‘eSports’ Bukan Sekadar Bermain Game

Theresia Amadea by Theresia Amadea
August 26, 2018
in Olahraga
Reading Time: 1 min read

Para pembicara (kiri - kanan) Ponaryo Astaman, Setia Widianto, Elga Cahya Putra, Eddy Lim, dan Takayuki Kurumada mendiskusikan tentang perkembangan eSports dan keterlibatan eSports di Asian Games 2018 melalui konferensi pers yang diselenggarakan pada Jumat (24/08/18) di Fairmont Hotel, Jakarta Selatan.(ULTIMAGZ/Felisitasya Manukbua)

0
SHARES
262
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Perhelatan ajang olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Indonesia membuka cabang olahraga baru, yaitu eSports. Cabang baru ini diperkenalkan lewat konferensi pers yang diadakan oleh perusahaan permainan asal Jepang KONAMI di Hotel Fairmont pada Jumat (24/08/18). Dalam konferensi pers tesebut, Ketua Indonesia e-Sport Association (ieSPA) Eddy Lim menegaskan bahwa eSports berbeda dengan game pada umumnya.

“Saya tegaskan orang yang suka bermain game dan atlet eSports berbeda. Memang permainnya sama tapi para atlet tidak hanya sekedar bermain, banyak hal yang harus mereka persiapkan dan pikirkan,” tegas Eddy Lim.

Eddy menjelaskan bahwa para atlet memiliki pelatih yang mengatur jadwal mereka untuk mempersiapkan Asian Games.

“Para peserta memiliki pelatih masing-masing tergantung permainnya. Pelatih mengatur makanan yang mereka makan, kapan waktu untuk berlatih permainan, diskusi strategi yang akan dipakai, dan mereka (atlet) tidak boleh bermain seharian. Berbeda dengan orang awam yang bisa bermain berjam-jam,” penjelasan Eddy.

Dirinya menambahkan bahwa para atlet harus bisa menjaga prestasinya di sekolah dan bisa berkomunikasi dengan masyarakat di lingkungnya karena kedua hal itu berhubungan dengan keberhasilan sang atlet dalam kejuaraan.

“Nilai mereka dalam mata pelajaran eksak seperti matematika dan fisika harus bagus, karena dalam eSports mereka perlu memiliki kemampuan logika dan strategi. Kemampuan dalam bersosialisasi sangat diperlukan agar mendapat teman untuk mengasah kemampuan,” terang Eddy.

Sama seperti cabang olahraga lainnya, eSport memiliki kualifikasi yang sesuai untuk diperlombakan. Atlet yang terlibat di dalamnya pun dituntut memiliki mental layaknya atlet pada umumnya.

“Atlet eSport perlu ditanamkan nilai-nilai olimpiade dan nilai positif lainya, contohnya saat pertandingan biasa para pemain terkadang bicara kata-kata kasar. Nah, dalam eSport tidak boleh seperti itu, jadi sama saja dengan atlet olahraga lainnya.”

 

Penulis : Theresia Amadea

Editor : Hilel Hodawya

Foto : Felisitasya Manukbua

 

Tags: 2018Asian Games 2018esportkonamiolahragaultimagz
Theresia Amadea

Theresia Amadea

Related Posts

George Russell (Mercedes) memenangkan Australia Grand Prix Formula 1 (08/03/2026) (Formula 1)
Hiburan

Era Baru, Dominasi Baru: George Russell Bawa Mercedes Kuasai GP Australia 2026

March 10, 2026
Alysa Liu selesai mampilkan rutinnya di ajang Olimpiade Musim Dingin di Milan (olympics.com)
Olahraga

Empat Tahun Hiatus, Ini Alasan Alysa Liu Kembali ke Dunia Seluncur Indah

February 24, 2026
Alysa Liu (tengah) merayakan kemenangan di podium bersama peraih medali lainnya, Kaori Sakamoto (kiri) dan Ami Nakai (kanan) (19/02/26) (theguardian.com)
Olahraga

Puasa 24 Tahun, Alysa Liu Hadiahkan AS Emas di Olimpiade Musim Dingin 2026

February 21, 2026
Next Post
MAXIMA 2018 Pecahkan Antusiasme Mahasiswa Baru dengan ‘Passion’

MAXIMA 2018 Pecahkan Antusiasme Mahasiswa Baru dengan ‘Passion’

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × two =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021