• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Thursday, March 12, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Opini

Opini: Langkah Tepat Meghan Markle Langgar Peraturan Kerajaan Inggris

Theresia Amadea by Theresia Amadea
May 22, 2018
in Opini
Reading Time: 2 mins read

Meghan Markle, seorang mantan aktris dan aktifis untuk anak-anak dan perempuan yang resmi menjadi bagian dari keluarga Kerajaan Inggris setalah menikah dengan Pangeran Harry.

0
SHARES
203
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Meghan Markle yang telah resmi menikah dengan Pangeran Harry pada Sabtu (19/05/18). Namun, dalam prosesi pemberkatan pernikahan mereka, Meghan melanggar aturan yang telah mengakar sebagai tradisi pernikahan di Kerajaan Inggris.

Dalam tradisi Kerajaan Inggis, Meghan harus menyebut kata obey dalam janji pernikahannya, yang berarti mematuhi sang suami kelak. Akan tetapi Meghan tidak menggunakan kata obey sesuai dengan tradisi. Ketika prosesi pemberkatan, Meghan hanya berjanji untuk mencintai dan menemani dalam untung dan malang, sehat dan sakit, miskin dan kaya, bukan patuh kepada Prince Harry.

“Pelanggaran” seperti ini juga dilakukan oleh ibu mertua dan kakak iparnya di pernikahannya masing-masing. Saat menikahi Pangeran Charles pada 1981, Lady Diana Spencer juga sempat dikecam mertuanya lantaran melanggar tradisi yang sudah ada.

Keduanya melakukan ini sebagai bentuk perjuangan hak perempuan. Sebab, dalam perjanjian pernikahan tersebut hanya pihak perempuan yang berjanji akan mematuhi sang suami, namun tidak sebaliknya.

Kondisi zaman saat mengubah perspektif kasta jenis kelamin yang selama ini mengakar pada pemikiran sejumlah golongan. Dalam sebuah rumah tangga, bukan hanya istri yang perlu menghargai suaminya, melainkan suami juga perlu melakukan hal serupa.

Dilansir dari people.com, Meghan dikabarkan mengikuti jejak Lady Diana karena ia sendiri merupakan seorang feminis. Sebagai ssalah satu anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Meghan aktif terlibat memperjuangkan kesetaraan jenis kelamin di dunia.

Langkah Meghan yang menghilangkan kata obey dalam janji sucinya memang melanggar tradisi turun temurun, tetapi sudah sepatutnya perempuan sadar bahwa mereka tidak boleh selalu dituntun mematuhi, akan tetapi bisa teguh dengan pendiriannya sebagai implementasi dari hak asasi mereka.

Sebuah tradisi memang seharusnya dijaga, akan tetapi harus disesuaikan dengan keadaan masa kini. Perempuan memiliki hak yang setara dengan pria, bukan hanya berkewajiban mengurus rumah dan anak. Sama halnya dengan laki-laki, perempuan juga dapat memiliki kesempatan bekerja yang adil.

Pria pun sudah seharusnya lebih menghargai pendapat dan pendirian perempuan, tidak egois menuntut segala perintahnya untuk diikuti. Seorang suami tetap perlu menyeimbangkan pekerjaannya dengan keadaan rumah tangganya, bukan melimpahkan pada istri.

Sebaliknya, istri juga tak boleh menggunakan kebebasannya secara sembarangan. Artinya, walau tidak patuh tetapi tetap mendengarkan nasihat suami dan mempertimbangkannya matang-matang.

Bukan hanya pada tradisi Kerajaan Inggris, banyak tradisi dari berbagai belahan dunia mengharuskan perempuan mematuhi laki-laki. Seperti di Indonesia yang tradisi kebudayaannya didominasi patriarki, yakni sistem sosial yang menempatkan laki-laki memiliki kuasa paling atas.

 

Penulis : Theresia Amadea, Jurnalistik 2017

Editor : Ivan Jonathan

Foto : varety.com

Sumber: people.com

Tags: 2018Feminiskerejaan inggrisroyal weddingtradisiultimagz
Theresia Amadea

Theresia Amadea

Related Posts

harga emas
Opini

Harga Emas: Antara Strategi Pasar dan Ketakutan Global

February 25, 2026
Foto banjir Aceh di 27 November 2025.
Opini

Banjir Sumatra Bukan Sekadar Faktor Alam, Ada Andil Politik di Baliknya

January 30, 2026
Karakter gim otome Love and Deepspace.
Opini

Gim Otome: Bukti Kebebasan Perempuan dalam Berekspresi

December 4, 2025
Next Post
Yang Bersinar di Festival de Cannes 2018

Yang Bersinar di Festival de Cannes 2018

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − 14 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021