5 Cara Merawat Mobil Selama Masa Pembatasan Fisik

5 cara merawat mobil di kala pembatasan fisik (ULTIMAGZ)
Ilustrasi merawat mesin mobil.(ULTIMAGZ/Titus)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Demi menaati peraturan pemerintah mengenai physical distancing atau pembatasan fisik, masyarakat diharuskan bekerja dan beribadah dari rumah. Peraturan yang dibuat demi menanggulangi pandemi korona ini secara tidak langsung membuat mobil jarang digunakan. Padahal, mobil yang jarang digunakan memiliki risiko besar untuk rusak. Oleh karena itu simak 5 cara merawat mobil di kala masa #DiRumahAja.

  1. Usahakan Bahan Bakar Terisi Penuh.

Bahan bakar penuh saat kendaraan jarang dipakai sangatlah penting. Hal ini untuk menghindari adanya ruang udara dalam tangki bensin. Adanya ruang udara dalam tangki bensin membuat terjadinya proses kondensasi (embun) saat kondisi dingin (di malam hari). Pada siang hari, embun akan mencair. Jika hal ini dibiarkan selama berhari hari, maka akan terjadi penumpukan air. Penumpukan air ini akan memicu risiko karat di dalam tangki. Selain itu, air akan bercampur dengan bensin yang memiliki risiko juga terhadap kinerja mesin.

  1. Periksa Tekanan Angin Ban.

Saat kendaraan tidak digunakan dalam waktu yang lama, ban akan selalu menapak pada permukaan tanah. Ketika tekanan angin ban tidak diperiksa secara berkala, ban yang menapak langsung di lantai akan menjadi rata. Risiko ban yang tidak lagi berbentuk bundar seutuhnya adalah mobil dapat berjalan tidak seimbang. Oleh karena itu, tekanan angin pada ban harus selalu diperiksa secara berkala.

  1. Memanaskan Mobil Dengan Rutin

Meski mobil tidak digunakan bukan berarti mesin tidak dinyalakan. Memanaskan dan menyalakan mobil merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Memanaskan mobil secara idealnya dilakukan dua hari sekali. Hal ini bertujuan untuk mesin bekerja dan menghindari karat yang disebabkan oleh menyebarnya oli mesin.

Selain itu menurut Technical Advisor-Quality Assurance Astra Otoparts Sahrudin mengatakan bahwa selama ini banyak yang salah kaprah mengenai memanaskan mobil di tempat. Sahrudin mengungkapkan saat memanaskan mobil ada baiknya untuk dijalankan.

“Lebih baik di bawa jalan sebentar, agar RPM bisa tercapai, untuk membuat arus listrik ke aki maksimal. Paling ideal itu di atas angka 2.000 RPM,” jelas Sahrudin yang dikutip dari beritagar.id.

  1. Perhatikan Oli Mesin

Pastikan oli mesin dalam kondisi volume yang cukup, karena dengan kondisi oli cukup, mesin akan tetap terawat. Jika perlu, gantilah dengan oli mesin yang baru agar volume oli tercukupi. Hal ini dapat mempengaruhi kondisi mesin pada mobil. Oleh sebab itu perhatikan kondisi volume oli saat kendaraan jarang digunakan.

  1. Pastikan Mobil Tetap Bersih

Hal yang tidak kalah penting lainnya adalah memastikan kondisi mobil selalu bersih. Cara agar mobil tetap bersih tentunya bisa dengan mencuci mobil secara rutin. Mulai dari mencuci badan mobil, dalam mobil seperti interior dan lain sebagainya, kemudian membersihkan mesin-mesin agar tetap terawat dan terhindar dari karat.

 

Penulis: Fabio Nainggolan

Editor: Andi Annisa Ivana Putri

Sumber : beritagar.id, herworld.co.id, showroommobil.co.id, Daihatsu.co.id, deltalube.com

Foto : Titus Yoga