• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Saturday, February 21, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Iptek

Project Abacus, Pengganti Sistem Keamanan Sandi

Monica Devi by Monica Devi
January 27, 2016
in Iptek
Reading Time: 1 min read
Project Abacus, Pengganti Sistem Keamanan Sandi
0
SHARES
124
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Alphabet sebagai induk perusahaan Google sedang mengembangkan proyek besarnya pada tahun ini yaitu Project Abacus. Proyek ini ditujukan untuk meniadakan sistem keamanan berupa sandi dan mengganti dengan sistem pemindaian biometrik.

Secara singkat, Abacus hanya akan membuka kunci ponsel atau aplikasi jika nilai kumulatif Trust Score telah mencukupi. Nilai Trust Score ini didapatkan dari pemindaian ponsel selama terus menerus terhadap pola lokasi, pengenalan suara, cara berjalan, serta pengenalan wajah. Dengan demikian, Google menilai sistem pemindaian biometrik yang ditawarkan sebagai proses autentikasi dari Abacus tidak mungkin bisa dipalsukan atau dibobol.

Pada demo pertamanya di Google’s I/O Conference, Project Abacus diklaim sepuluh kali lipat lebih aman dibanding sidik jari. Apalagi  jika dibandingkan dengan sandi yang sangat lemah dan dapat dibuka paksa.

Namun, tak semua pihak merasa nyaman dengan pemindaian terus-menerus yang dilakukan oleh Google karena dirasa melanggar privasi dan cukup menyeramkan. Bahkan Shawn Cooley, seorang Cisco Engineer melontarkan lelucon bahwa jika tangan dan kakinya patah, ia akan terkunci dari ponselnya sendiri.

Seluruh sistem dan perangkat yang ada sebenarnya sudah siap untuk menerapkan sistem keamanan Abacus ini. Namun, hanya perlu menambahkan tampilan antarmuka dan mekanisme pencatatan.

Nah, apakah kalian setuju dengan penghapusan sandi dan sistem keamanan Abacus yang baru, Ultimates?

Penulis : Monica Devi Kristiadi
Editor : Alif Gusti Mahardika
Sumber : Engadget

Tags: 2016alphabetface recognitionGoogleinternetiptekkeamananpasswordproject abacussafetysandisciencetrust scoreultimagz
Monica Devi

Monica Devi

Nama lengkap : Monica Devi Kristiadi Email : monicadevikristiadi@gmail.com

Related Posts

Tiga Pasangan MBTI yang Mengubah Kerja Kelompok Jadi Lebih Produktif
Iptek

Tiga Pasangan MBTI yang Mengubah Kerja Kelompok Jadi Lebih Produktif

February 19, 2026
Ilustrasi kentang (Freepik/stockking)
Iptek

Mengapa Kentang Baik untuk Kesehatan? Ini Penjelasan dan Manfaatnya

February 12, 2026
Logo Kimi K2, AI chatbot buatan Cina terbaru. (smyth.os)
Iptek

Kimi K2 Thinking: AI Baru Cina yang Hancurkan Pasar AI

February 11, 2026
Next Post
Drama Musikal Perdana FTb Atma Jaya Moulin Rouge Pukau Penonton

Drama Musikal Perdana FTb Atma Jaya Moulin Rouge Pukau Penonton

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − 7 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021