• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Saturday, February 7, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Iptek

Hojicha vs Matcha: Dua Teh Hijau dari Negeri Sakura, Apa Perbedaannya?

Belva Putri Paramitha by Belva Putri Paramitha
February 4, 2026
in Iptek
Reading Time: 2 mins read
Teh

Berbagai bentuk teh hijau dari Jepang. (Ryutaro Tsukata/pexels.com)

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Belakangan ini, media sosial dipenuhi oleh berbagai kreasi minuman dari teh hijau Jepang. Kedua nama yang sering didengar adalah matcha dan hojicha. Keduanya memang merupakan teh hijau, tetapi mereka bukanlah hal yang sama. Apakah Ultimates tahu perbedaanya?

Melansir heathytoday.id, matcha dan hojicha berasal dari pohon yang sama, yaitu Camellia Sinensis. Namun, perbedaan keduanya datang dari proses pengolahan dan karakteristik masing-masing teh. Matcha merupakan daun teh hijau yang digiling menjadi bubuk-bubuk halus. Bubuk hijau tersebut yang biasanya dijual dan diseduh oleh orang banyak.

Baca juga: Kopi atau Teh, Mana yang Lebih Baik?

Di sisi lain, hojicha dibuat dari daun teh bancha yang dikukus lalu dipanggang pada suhu tinggi dan langsung didinginkan. Oleh karena itu, bubuk hojicha mempunyai warna coklat kemerahan dan mempunyai aroma panggang. Rasa hojicha lebih ringan dan manis alami, sedangkan matcha terasa lebih pahit, dilansir dari itoen.co.id. 

Namun, selain perbedaan fisik seperti warna, aroma, dan rasa, kandungan kedua jenis teh ini juga mempengaruhi waktu konsumsi dan khasiat mereka. Melansir verywellhealth.com, matcha mengandung lebih banyak kafeina daripada hojicha. Secangkir gelas matcha dapat mengandung 38-178mg kafeina sedangkan hojicha hanya 8 mg saja. Matcha juga mengandung kandungan L-theanine, sebuah antioksidan yang dapat mengurangi stress dan rasa gelisah. Oleh karena itu, hojicha dianggap lebih cocok untuk orang yang sensitif dengan kafeina.

Baca juga: Jelajahi Lebih Dalam Budaya Minum Teh Inggris

Kedua teh hijau mengandung antioksidan, dapat meningkatkan kesehatan jantung, dan menurunkan angka kolesterol. Matcha maupun hojicha juga berpotensi memberikan manfaat antikanker, anti-inflamasi mendukung pengelolaan berat badan, dan meningkatkan fungsi kognitif. Namun, matcha umumnya dianggap lebih unggul dalam hal ini karena proses pemanggangan untuk membuat hojicha menyebabkan sebagian manfaatnya berkurang.

Jadi, apakah ada yang terbaik di antara keduanya? Meskipun matcha terlihat lebih unggul dalam faktor kandungan dan manfaat, penentuan itu justru dilihat dari waktu, toleransi, dan selera pribadit. Jika hari masih siang dan membutuhkan energi yang tinggi, matcha merupakan pilihan yang lebih tepat. Namun, jika Ultimates ingin sesuatu yang lebih menenangkan di sore hari, secangkir hojicha dapat menjadi opsi. 

 

Penulis: Belva Putri Paramitha

Editor: Kezia Laurencia

Foto: alodokter.com

Sumber: heathytoday.id, itoen.co.id, verywellhealth.com

Tags: hojichajepangkafeinkhasiat matchamatchatehteh jepang
Belva Putri Paramitha

Belva Putri Paramitha

Related Posts

Ilustrasi bubuk kunyit. (Freepik/Jigsawstocker)
Iptek

Kunyit: Bumbu Dapur yang Menyimpan Banyak Rahasia Kesehatan

February 4, 2026
Ilustrasi fenomena earworm. (freepik.com)
Iptek

Fenomena Earworm yang Bikin Lagu Nempel di Kepala Sepanjang Hari

February 4, 2026
Bekel
Hiburan

Kenali Bekel dan Kawan-Kawannya: Mainan Masa Kecil yang Mendunia

February 3, 2026
Next Post
Ilustrasi bubuk kunyit. (Freepik/Jigsawstocker)

Kunyit: Bumbu Dapur yang Menyimpan Banyak Rahasia Kesehatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + nineteen =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021