• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Wednesday, March 18, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Iptek

Tembok Ratapan Solo: Lelucon Belaka atau Sindiran Politik?

Suci Alyssa Suherman by Suci Alyssa Suherman
March 18, 2026
in Iptek, Lainnya, Politik
Reading Time: 3 mins read
Foto seorang pemuda sedang meratap di depan pagar kediaman Jokowi (katadata.co.id)

Foto seorang pemuda sedang meratap di depan pagar kediaman Jokowi (katadata.co.id)

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com –  Media sosial belakangan ini digemparkan oleh aksi netizen yang menandai kediaman pribadi Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, di Google Maps dengan nama Tembok Ratapan Solo. Di media sosial, istilah ini menjadi bahan lelucon netizen untuk membuat konten humoris.

Fenomena bermula ketika beredarnya video seorang pemuda yang seolah sedang meratap di depan gerbang rumah kediaman Jokowi. Aksi tersebut seketika menjadi bahan lelucon di berbagai media sosial. Hal ini bukan sekadar humor biasa, melainkan bentuk sindiran kreatif terhadap dinamika politik Indonesia saat ini. Dengan ramainya video pemuda tersebut membuat banyak netizen yang berkunjung dari berbagai daerah untuk berfoto, bersalaman, atau sekedar melihat rumah Jokowi. Kini kediaman Jokowi disebut sebagai tempat hype untuk anak generasi Z. 

Baca juga: Pengalihan Isu: Trik Lama dalam Wajah Baru Politik Indonesia

Tidak hanya Tembok Ratapan Solo, netizen juga memberikan nama-nama lain lain seperti, Temple of Solowi, Tembok yang dijanjikan 3000 Tahun yang Lalu, bahkan Sinaoga Yerussolo. Beberapa netizen menilai ini sebagai bentuk sindiran halus, sementara yang lain menganggapnya sebagai kreativitas dan lelucon belaka.

Melansir tempo.co, ajudan Jokowi, Ajudan Komisaris Besar Syarif Muhammad Fitriansyah, mengatakan bahwa  pihaknya telah mengetahui perubahan nama kediaman Jokowi yang ada di Google Maps. “Ya, saya sudah tahu,” ujar Syarif melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi oleh pihak Tempo. 

Perubahan nama kediaman  ini dianggap biasa saja. Bahkan menurut Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, fenomena tersebut menunjukkan bukti bahwa  Jokowi dicintai oleh masyarakat, dilansir dari news.detik.com. 

Label Tembok Ratapan Solo ini merujuk pada Tembok Ratapan di Yerusalem, tempat umat Yahudi menuliskan doa dan keluh kesah. Tembok Ratapan merupakan sisa dinding penopang Bait Suci Kedua yang hancur oleh Romawi pada 70 Masehi. Setelah berabad-abad, tembok tersebut menjadi tempat umat Yahudi berdoa dan meratapi kehancuran Bait Allah, dilansir dari suara.com. 

Julukan ini muncul karena banyak orang datang ke rumah Jokowi untuk menyampaikan keluhan atau kekecewaan mereka. Istilah “ratapan” menjadi satir bagi orang yang mengeluh terhadap situasi politik atau kebijakan. Setelah ramai di peta digital dan media sosial, julukan itu semakin dikenal luas oleh banyak orang.

Baca juga: Efisiensi Anggaran Pendidikan: Sudah Efisien atau Sekadar Pemangkasan?

Hingga kini, kediaman Jokowi tetap ramai akan pengunjung yang ingin menyaksikan dan bahkan melakukan lelucon ratapan untuk diunggah di sosial media mereka. Fenomena ini menunjukan kekuatan media sosial dalam meramaikan tren di Indonesia dalam menciptakan tren yang mengaburkan batasan antara dunia nyata dan humor digital. 

Bagaimana dengan kalian, Ultimates? Apakah Ultimates ikut meramaikan tren Tembok Ratapan Solo ini, atau hanya sekadar menjadi penonton di balik layar? 

 

 

Penulis: Suci Alyssa Suherman

Editor: Reza Farwan

Foto: katadata.co.id 

Sumber: suara.com, news.detik.com, tempo.co. 

Tags: leluconpresidenrumahrumah jokowiSolotembok ratapan soloviral
Suci Alyssa Suherman

Suci Alyssa Suherman

Related Posts

Ilustrasi antusiasme penggemar maraton drama Korea Selatan dan Cina (detik.com).
Lainnya

Di Balik Fenomena Re-watch Drama Korea Selatan dan Cina

March 18, 2026
Ilustrasi seorang anak bermain Roblox di gawainya. (ULTIMAGZ/Tiffany Michiko P.)
Iptek

Batas Usia Media Sosial bagi Anak: Upaya Melindungi atau Mengekang?

March 17, 2026
Cuplikan dari gim Stardew Valley. (stardewvalley.net)
Hiburan

Mengapa Genre Gim Simulasi Pertanian Miliki Banyak Penggemar?

March 17, 2026
Next Post
Potret Bersama Pemenang Oscar (Jessie Buckley, Michael B. Jordan, dan Amy Magdan) (oscars.org)

Malam Bersejarah Oscar 2026: Kemenangan Paul Thomas Anderson hingga Rekor Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + 3 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021