SERPONG, ULTIMAGZ.com — Perjalanan Tom Hiddleston sebagai Loki tampak berakhir pada 2018 ketika Thanos mencekiknya di menit-menit awal Avengers: Infinity War. Namun, berkat konsep perjalanan waktu yang diusung Marvel, Avengers: Endgame berhasil menghadirkan kembali Loki versi 2012. Kini, tujuh tahun berselang, kisah Dewa Kenakalan yang telah berevolusi itu justru semakin panjang.
(Peringatan: artikel ini mengandung spoiler adegan baru dari Avengers: Endgame Encore.)*
Marvel Studios menayangkan ulang Avengers: Endgame dengan tajuk Avengers: Endgame Encore sejak Jumat (25/09/26). Dalam salah satu adegan barunya, Loki berseragam Time Variance Authority (TVA) mengetuk pintu rumah Steve Rogers dan Peggy Carter, lalu menawarkan bantuan kepada keduanya. Adegan tersebut menjadi salah satu jembatan menuju Avengers: Doomsday yang akan tayang pada Jumat (18/12/26).
Baca juga: Loki Diminta Perbaiki Garis Waktu dalam Trailer Baru “Loki”
Ketukan itu lebih dari sekadar kejutan bagi penggemar. Loki merupakan salah satukarakter dengan busur paling utuh di Marvel Cinematic Universe (MCU). Karena itu, Doomsday akan menjadi titik penting bagi Marvel untuk melihat perkembangan karakter dan cerita yang telah mereka bangun.
Lima Belas Tahun Menuju Dewa Cerita
Perjalanan Loki telah dibangun Marvel selama 15 tahun sejak kemunculan pertamanya dalam Thor (2011). Hiddleston kemudian kembali memerankan karakter tersebut dalam enam film lain milik MCU hingga Avengers: Endgame. Loki awalnya diperkenalkan sebagai anak angkat yang iri kepada kakaknya. Rasa iri tersebut membuatnya memimpin invasi ke New York. Selanjutnya, pada Thor: Ragnarok, ia mulai menebus kesalahannya dengan berpihak pada Asgard sampai puncak penebusannya pada Avengers: Infinity War berupa pengorbanannya untuk Thor.

Namun, perjalanan Loki tidak berhenti di sana. Serial Loki’menuntaskan busur tersebut. Dalam serial ini, Loki versi 2012 dipaksa untuk melihat nasibnya sendiri dan belajar percaya pada orang lain melalui Mobius dan Sylvie. Pada akhir musim kedua, ia memilih untuk menjaga seluruh linimasa secara permanen dan menjadi God of Stories. Perubahan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Setiap langkah yang diambil Loki memiliki alasan yang bisa ditelusuri oleh para penonton.
Janji Hiddleston, Rekam Jejak Marvel
Kemunculan Loki dalam Avengers: Endgame Encore menunjukkan bahwa Marvel masih membawa perkembangan karakter tersebut. Loki yang dulu datang untuk berkuasa, kini datang untuk menolong. Hiddleston pun memberikan petunjuk untuk para penggemar. Melansir hollywoodreporter.com, ia menyebutkan bahwa Avengers: Doomsday dimulai dari titik akhir serial Loki sehingga perkembangan karakternya akan dijadikan pijakan untuk film tersebut.
Di Zurich Film Festival, Hiddleston juga menyinggung arah karakternya.
“Saya ingin kembali menyoroti kapasitasnya untuk mencintai serta rasa keterikatannya dengan keluarga. Saya ingin menemukan cara untuk menuntaskan alur kisahnya,” ujarnya, dilansir dari variety.com.

Namun, pernyataan seorang aktor belum tentu menjadi jaminan. Perkembangan karakter dalam MCU tidak selalu berjalan dengan arah yang sama. Sebagai contoh, perjalanan Wanda Maximoff dalam WandaVision banyak dibatalkan oleh Doctor Strange in the Multiverse of Madness. Perjalanan Sam Wilson di The Falcon and the Winter Soldier juga diulang di Captain America: Brave New World.
Hal tersebut menjadi salah satu tantangan Doomsday. Setelah perkembangan panjang Loki, Marvel perlu memastikan bahwa keputusan terhadap karakter tersebut tetap memiliki hubungan dengan perjalanan yang telah dibangun sebelumnya.
Godaan di Avengers: Doomsday
Posisi Loki di Doomsday menjadi semakin menarik. Doctor Doom dikabarkan ingin merobek realitas sehingga Loki sebagai penjaga linimasa berpotensi menjadi sasaran langsung. Hiddleston sendiri tidak memberikan jawaban langsung ketika ditanya mengenai kemungkinan kematian Loki. Ia hanya mengingatkan bahwa karakternya sedang menahan semua linimasa.

Di film dengan puluhan karakter, Loki mudah tereduksi menjadi alat plot semata. Sebagian penggemar mungkin berpendapat bahwa karakter perlu diguncang supaya tetap menarik. Loki dapat berubah, bahkan boleh gugur, selama perubahan itu berangkat dari perjalanan yang sudah ia tempuh.
Baca juga: Tom Holland Kembali Berayun, Trailer Spider-Man: Brand New Day Raih 718 Juta Views dalam Sehari
Jika Loki akan gugur demi melindungi multiverse, cerita tersebut masih sejalan dengan kisahnya. Sebaliknya, jika Loki mendadak kembali menjadi penipu yang haus kuasa, perubahan tersebut akan terasa tidak konsisten dengan perjalanan karakternya.
Loki telah berubah dari perebut takhta menjadi penjaga linimasa. Pertanyaannya, apakah Marvel siap menjaga Loki sebaik Loki menjaga multiverse?
Penulis: Aurelia Lisbeth
Editor: Jocellyn Lee Kurnianto
Foto: marvel.com
Sumber: marvel.com, imdb.com, hollywoodreporter.com, variety.com




