SERPONG, ULTIMAGZ.com – Comic Frontier (Comifuro) kembali digelar untuk ke-23 kalinya pada Sabtu (31/10/2026) di ICE BSD, Tangerang. Acara akhir tahun ini merupakan yang terbesar yang pernah diadakan Comifuro dengan menggunakan total enam aula. Kurang lebih terdapat 1.928 stan pada hari pertama dengan tiga hingga lima artis di setiap stannya.
Selain diramaikan oleh stan artis, pengunjung yang datang juga berkali-kali lipat lebih banyak. Mereka tidak berpakaian biasa, tetapi menggunakan kostum dengan tema yang beragam dari anime, gim, manga, atau YouTuber virtual.
Baca juga: “Delicious in Dungeon”: Anime Fantasi Memasak Monster
Berbagai pengunjung dari fandom yang berbeda hadir untuk meramaikan dan berbelanja di Comifuro. Barang-barang yang dijual di setiap stan memiliki ciri khas masing-masing. Keanekaragaman ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Mulai dari pin, stiker, art print, hingga barang unik seperti wayang.

Junizar, salah seorang artis dari stan Wibusaurus Jaya Premium, merupakan salah satu kreator yang menjual barang unik dan kreatif di Comifuro. Ia menggabungkan elemen karakter gim, anime, dan YouTuber virtual bersama dengan kerajinan wayang.
Ide awalnya mulai karena Junizar memang sangat menyukai wayang kulit tradisional. Ia terpikirkan untuk menggabungkan kultur pop dengan wayang untuk melihat karakter melalui sudut pandang lain.
“Selain untuk memperkenalkan budaya, saya juga mau melihat suatu karakter melalui sudut pandang yang lain. Tidak secara modern tetapi juga dari sudut pandang tradisional itu,” ujar Junizar saat diwawancarai ULTIMAGZ pada Sabtu (31/10/26).
Selain wayang karakter buatan Junizar, terdapat pula barang jualan unik lainnya yaitu Air Keringat Tono. Air keringat ini merupakan ide dari Jasmine H Surkatty, kreator dari Komik Gajelas. Ia membuat produk ini berdasarkan cerita dari karakter orisinil buatannya.

Jasmine tidak benar-benar menjual air keringat, melainkan air botolan yang dilabeli stiker ‘Air Keringat Tono’. Jadi, sebenarnya produk tersebut adalah air mineral biasa.
Ia berkata bahwa yang sebenarnya dijual bukanlah airnya, melainkan stiker yang melekat pada botol tersebut. Hal ini dilakukan karena terkadang pengunjung kesulitan untuk membeli air karena berada di aula yang jauh.
Tidak berhenti di situ, kreativitas para artis berlanjut pada aktivitas seru lainnya yaitu stamp rally. Terdapat sekitar 203 jenis stamp rally yang tercatat pada cf.mikara.id, situs yang berisikan peta Comifuro 23 buatan penggemar. Terdapat stamp dari berbagai fandom seperti Genshin Impact, Pandavva, Death Note, dan masih banyak lainnya.
Baca juga: Witch Hat Atelier: Ketika Sihir Berada di Ujung Tinta
Para pengunjung dapat mengumpulkan stamp dari stan-stan tertentu dengan tema dari satu fandom spesifik kesukaan mereka. Cara untuk mendapatkan stamp-nya cukup dengan membeli sejumlah barang dengan ketentuan yang dibuat oleh masing-masing artis. Kebanyakan dari artis mengharuskan pembelian minimum untuk mendapatkan stamp.
Selain produk unik dan stamp rally, masih banyak lagi keseruan lainnya di Comifuro. Jadi, apakah Ultimates tertarik untuk datang ke Comifuro selanjutnya?
Penulis: Faith Terresa Tiominar Tambunan
Editor: Kezia Laurencia
Foto: UTLIMAGZ/Charlene Natalie




