• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Friday, November 6, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Event

Menjelajahi Dunia Mimpi Bersama ANDALAS: Realms of Eternal Lights di Comifuro 23

Suci Alyssa Suherman by Suci Alyssa Suherman
November 6, 2026
in Event, Lainnya, Mode
Reading Time: 3 mins read
ANDALAS: Realms of Eternal Lights di Comifuro 23. (ULTIMAGZ/Suci Alyssa Suherman)

ANDALAS: Realms of Eternal Lights di Comifuro 23. (ULTIMAGZ/Suci Alyssa Suherman)

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – ANDALAS: Realms of Eternal Lights diperkenalkan pada Comic Frontier 23 (Comifuro 23) oleh Busy Beaver Studio.  Gim pertama studio gim indie ini menceritakan seorang anak bernama Rei yang menderita tumor otak. Ia berusaha melarikan diri dari dunianya dan terbebas dari penyakitnya di dalam petualangan antara mimpi dan kenyataan, mengutip dari worldofandalas.com.

Dalam sesi konferensi pers dengan media pada Sabtu (31/10/2026), Victor Sugianto, Creative & Tech Director dan Wilsen Lius, Marketing & Business Development Director menyatakan ANDALAS tidak ingin hanya dikenal sebagai “gim lokal”. Busy Beaver Studio ingin menjadikannya sebagai Intellectual Property (IP) yang berasal dari Indonesia. Bahkan, mereka sudah merencanakan kelanjutan ANDALAS dengan gim kedua maupun ketiga.

BACA JUGA: Kojima Production Resmi Rilis Gim “Death Stranding”

Di tengah maraknya gim gacha seperti Genshin Impact dan Wuthering Waves, Busy Beaver Studio memilih untuk menghadirkan ANDALAS sebagai gim premium. Melalui konsep ini, pemain dapat menikmati keseluruhan cerita dan menjelajahi dunia gim dengan lebih leluasa tanpa harus bergantung pada sistem gacha. 

“Dari awal memang ANDALAS ini tidak dibuat untuk kita bilang freemium, yang ada gachanya (dan) kita bayar-bayar terus-menerus. Juga memang dari awal kita fokusnya ini game adventure, jadi kita berharap (dapat) membangun satu dunia yang heavy lore, high adventure based. Jenis game-kan banyak, kita memilih sektor adventure dan juga premium.” ucap Wilsen.

Walaupun ANDALAS mengusung genre gim petualangan, Busy Beaver Studio ingin menghadirkan pengalaman bermain yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, tanpa terbatas pada usia maupun gender tertentu. Hal ini juga menjadi salah satu daya tarik ANDALAS, karena pemain tidak harus memiliki pengalaman khusus dalam memainkan gim bergenre petualangan untuk menikmati cerita dan dunia yang ditawarkan. 

“Genre gim itu ada banyak sekali, bahkan sampai ratusan. ANDALAS bukan termasuk gim dengan tingkat kesulitan tinggi seperti soulslike. Berbeda dengan Elden Ring, kita ingin menghadirkan pengalaman bermain yang lebih nyaman dan bisa dinikmati oleh berbagai usia maupun gender. Fokus kamu bukan hanya pada pertarungan, tetapi juga petualangan dan cerita.” ucap Victor. 

Fokus utama gim ini bukan hanya pada pertarungan, melainkan juga petualangan dan cerita. Melalui kisah seorang anak yang tengah menderita penyakit serius dan memasuki dunia isekai, Busy Beaver Studio ingin menghadirkan pengalaman bermain yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menyentuh perasaan pemain.

Salah satu pengunjung mencoba gim ANDALAS di COMIFURO 23. (ULTIMAGZ/Suci Alyssa Suherman)
Salah satu pengunjung mencoba gim ANDALAS di COMIFURO 23. (ULTIMAGZ/Suci Alyssa Suherman)

ANDALAS: Realms of Eternal Lights diperkirakan membutuhkan waktu lebih dari 30 jam untuk menyelesaikan alur cerita utamanya. Sementara itu, jika  ingin mengeksplor keseluruhan gim, Ultimates membutuhkan sekitar 80 jam untuk menjelajahi setiap sudut gim dan menyelesaikan semua misi sampingan.

BACA JUGA: Festival Film NextScene 2026 Putar Karya Sutradara Jepang Kousuke Sakoda

Dalam kisaran 80 jam tersebut, pemain dapat melakukan kegiatan seru seperti memasak, mencari harta karun, memancing, hingga menjelajahi bawah laut. Selain itu, Ultimates juga bisa membantu Non-Player Character (NPC) untuk mendapatkan hadiah dan petunjuk untuk menyelesaikan gim.

Kehadiran ANDALAS: Realms of Eternal Lights di Comifuro 23 menjadi langkah awal Busy Beaver Studio untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas. Melalui konsep premium, genre petualangan, serta cerita yang menggabungkan unsur mimpi dan kenyataan, mereka berharap ANDALAS dapat memberikan pengalaman bermain yang berbeda sekaligus memperkenalkan potensi gim buatan Indonesia.

 

Penulis: Suci Alyssa Suherman

Editor: Kezia Laurencia

Foto:  ULTIMAGZ/Suci Alyssa Suherman

Sumber: worldofandalas.com 

Tags: andalasANDALAS: Realms of Eternal Lightscomic frontier 23comifuro 23gimPetualangan
Suci Alyssa Suherman

Suci Alyssa Suherman

Related Posts

Junizar, pencipta wayang VTuber Pandavva, memperkenalkan karyanya pada acara Comic Frontier 23 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Sabtu (31/10/26). (ULTIMAGZ/Charlene Natalie)
Event

Intip Keseruan Comifuro 23, Mulai dari Wayang Pandavva hingga Stamp Rally

November 6, 2026
Dokumentasi arsipan koran Kaoem Muda, 1914. (BandungBergerak/Hafidz Azhar)
Iptek

Menyusuri Media Surat Kabar Kaoem Muda di Awal 1910an

November 4, 2026
Contoh konten yang membahas fase tidak suka pink. (Instagram/@pretticoffee, @vibe_samurai007, @wowmengroup, @therealelysiian)
Film

‘Nggak Suka Pink’ Saat Kecil: Cuma Selera atau Bentuk Pertahanan Diri?

November 3, 2026
Next Post
Junizar, pencipta wayang VTuber Pandavva, memperkenalkan karyanya pada acara Comic Frontier 23 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Sabtu (31/10/26). (ULTIMAGZ/Charlene Natalie)

Intip Keseruan Comifuro 23, Mulai dari Wayang Pandavva hingga Stamp Rally

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + eleven =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021