SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sutradara pertunjukkan Arture Reksa Fajar Ramadhan mengaku
bahwa pentas kolaborasi dari UKM seni UMN yang digelar Jumat (16/10) di Function Hall UMN ini terselenggara jauh di atas ekspektasinya.
“Jauh di atas ekspektasi gua karena kemarin latihan terakhir mereka agak down,” tuturnya. Ia mengaku adanya permasalahan itu dirinya tak menyangka Arture akan berjalan dengan lancar.
Pemain Arture sendiri baru mulai berlatih untuk kolaborasi sekitar satu setengah bulan sebelum pementasan. Sebelumnya, para pemain berlatih dengan UKM mereka masing-masing. Waktu pelatihan ini juga terhitung sebentar karena ada beberapa permasalahan yang menghambat.
Selama latihan bersama, Reksa mengaku ada beberapa hambatan, seperti kesulitan karena tidak seluruh pemain bisa berakting. Namun, Reksa bersyukur bahwa pada akhirnya seluruh pemain mampu membawakan perannya dengan baik. Ada pula kendala waktu latihan yang sampai malam sehingga banyak pemain yang pulang terlebih dahulu, bahkan sebelum bagiannya berlangsung.
Meski banyak hambatan, mahasiswa jurusan Sinematografi angkatan 2013 ini mengaku tetap memiliki momen-momen menyenangkan selama berlatih. “Selama latihan, semua orang menyemangati satu sama lain. Menyemangatinya bukan untuk hal baik, tapi hal bodoh,” tuturnya. Sehingga dengan demikian, tercipta suasana yang menyenangkan. “Sebuah pentas kan tidak boleh serius terus, harus ada sentilan-sentilan supaya menarik,” lanjutnya.
Dengan terselenggaranya “Arture: The Pursuit of Splendour” ini, ia menilai pentas ini lebih dari layak. Ia optimistis, jika dibawa pertunjukkan ini dibawa ke kampus lain akan menjadi luar biasa.
“Senang karena sukses, dan senang karena akhirnya selesai,” ujarnya.
Penulis: Clara Rosa Cindy
Editor: Ghina Ghaliya
Foto : Pricillia Tania





