• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Wednesday, May 27, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Berita Kampus

Dukung Reforestasi, UMN ECO Hadirkan LindungiHutan dan Workshop Ecoprint

Faith Terresa Tiominar Tambunan by Faith Terresa Tiominar Tambunan
May 27, 2026
in Berita Kampus, Event, Info Kampus
Reading Time: 4 mins read
Hasil workshop ecoprinting dari seorang peserta Nirvana Roots yang diselenggarakan oleh UMN ECO di Gedung D, Universitas Multimedia Nusantara, Kamis (21/05/26).

Hasil workshop ecoprinting dari seorang peserta Nirvana Roots yang diselenggarakan oleh UMN ECO di Gedung D, Universitas Multimedia Nusantara, Kamis (21/05/26).[foto id="400"]

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – UMN ECO adakan seminar dan lokakarya (workshop) ecoprint di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) pada Kamis (21/05/2026) untuk mendukung deforestasi. Keduanya merupakan bagian dari acara tahunan UMN ECO yang tahun ini bertemakan Nirvana Roots. 

Acara dimulai dengan seminar yang diadakan di Ruang Nias, Gedung D, UMN dengan tajuk Peran Mahasiswa dalam Gerakan Reforestasi Berbasis Keberlanjutan. Seminar ini mendatangkan Maharani Ayu dari LindungiHutan sebagai narasumber, membahas bagaimana mahasiswa dapat memulai langkah kecil untuk peduli dengan lingkungan

Baca juga: Ekofeminisme: Menelusuri Hubungan Feminisme dan Lingkungan

Maharani menjelaskan kekhawatirannya tentang isu lingkungan yang sering diangkat hanya untuk tren semata. Ia juga menyinggung bagaimana kampanye lingkungan yang banyak tersebar hanya bertahan sementara. 

“Takutnya dari campaign–campaign atau movement itu malah jadi menciptakan toxicity. Aku gak pengen itu terjadi juga. Karena culture movement itu bukan saling menyalahkan sih, tapi soal bagaimana kita membangun culture of awareness,” jelas Maharani. Ia kembali menekankan bahwa fokus kampanye adalah untuk merangkul dan membangun kesadaran berbagai pihak.

Di sisi lain, Maharani juga menjelaskan perubahan lingkungan yang dapat terjadi dari satu orang melalui multiplier effect. Ia memaparkan bahwa konsistensi seseorang dapat berpengaruh ke orang lain, bahkan mendorong terjadinya gerakan suatu komunitas.

Sehubungan dengan ini, Maharani menyebut workshop ecoprint UMN ECO sebagai langkah awal yang baik bagi mahasiswa dalam membawa perubahan.

“Ini sudah langkah yang bagus dari awal, untuk membangun prinsip eco value dan movement reforestasi yang bagus,” ujar Maharani.

Maharani Ayu (kanan) sedang menjelaskan tahap pembuatan ecoprinting menggunakan daun pada workshop ecoprinting Nirvana Roots.
Maharani Ayu (kanan) sedang menjelaskan tahap pembuatan ecoprinting menggunakan daun pada workshop ecoprinting Nirvana Roots. [foto id=”400″]
Pengenalan Isu Lingkungan dengan Ecoprint

Acara kemudian dilanjutkan dengan workshop ecoprint di Gedung D, UMN. Ecoprint sendiri merupakan teknik mencetak dengan bahan alami, seperti dedaunan dan bunga, ke media kain atau media lainnya. Pada workshop kali ini, UMN ECO menggunakan kantong serut kecil sebagai media untuk mengaplikasikan cetakan.

Selena Clarisa Lesmana, Supervisor UMN ECO 2026, menjelaskan bahwa ecoprint dipilih sebagai wadah untuk memperkenalkan isu lingkungan kepada mahasiswa UMN.

“Mahasiswa UMN bisa tahu teknik ecoprint itu bagaimana dibuatnya. Lalu, ada benefit-nya juga. Mereka bisa menggunakan pouch itu untuk simpan koin atau notebook, jadi pouch-nya berguna dan materialnya eco friendly. Serta, kita pakai daun asli buat diketok, jadi keindahannya itu didapat dari alam secara natural,” jelas Selena saat diwawancarai ULTIMAGZ pada Kamis (21/05/2026).

Selena juga menyampaikan tentang teknik ecoprint, mulai dari merendam kantong dalam air tawas, menjemur kantong, dan mengetuk daun dengan palu ke permukaan atas kantong. Proses pengetukan ini akan membuat pigmen daun tercetak di permukaan kantong.

Salah satu peserta Nirvana Roots, Lusi, mahasiswi Jurnalistik 2024, menyampaikan bahwa rangkaian favoritnya adalah workshop ecoprint. 

“Seru banget, mukul-mukul daun di atas plastik terus nanti jadi berbentuk sebuah seni itu kayak artistik banget. Aku suka banget,” ujar Lusi saat diwawancarai ULTIMAGZ. Lusi juga menyampaikan bahwa ia mendapatkan pengalaman baru melalui workshop ini.

Baca juga: Flora Endemik Papua: Menelusuri Kekayaan Alam Indonesia Timur

“Aku dapat pengalaman baru tentang proses ecoprint. Mulai dari pemilihan daun sampai teknik mencetak motif alaminya. Selain itu, aku juga jadi lebih paham pentingnya menjaga lingkungan melalui hal-hal kreatif,” tambah Lusi.

Rangkaian Nirvana Roots UMN ECO menjadi langkah awal mahasiswa untuk peduli akan isu-isu lingkungan, terutama reforestasi. Melalui hal kecil, mahasiswa diajak untuk dapat membawa perubahan dengan konsisten. 

 

 

Penulis: Faith Terresa Tiominar Tambunan

Editor: Celine Valleri

Foto: ULTIMAGZ/Febrian Dwianto

Tags: deforestasiecoprintisu lingkungankesadaranLindungiHutanlingkunganreforestasiSDGsseminarseminar UMNumn ecoWorkshop
Faith Terresa Tiominar Tambunan

Faith Terresa Tiominar Tambunan

Related Posts

Festival Budaya Nusantara (FBN) XVII di Lapangan Panahan Gelora Pakansari pada Minggu (10/05/2026). (Sumber: FBN XVII)
Budaya

Mahasiswa IPB University Gelar Festival Budaya Nusantara XVII

May 21, 2026
Peserta Comic Frontier 22 berfoto bersama di acara yang diselenggarakan di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (17/05/26). (ULTIMAGZ/Gabri Perboire)
Event

Stan demi Stan di Comic Frontier 22 Dipenuhi Senyum Pengunjung

May 20, 2026
Antusiasme pengunjung memadati area acara Comic Frontier 22 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Sabtu (17/05/26). (ULTIMAGZ/Muara Ikhwan)
Event

Apa yang membuat Comifuro Selalu Ramai? Intip Keseruan Hari Pertama Comifuro 22!

May 19, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 2 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021