Dance Workshop Bersama Rendy White: Belajar Menari Seperti Idolamu

Peserta Workshop Dance Hansan Festival sedang melakukan gerakkan tari sesuai yang di arahkan oleh Rendy White dari I'Generation di Function Hall, Universitas Multimedia Nusantara, Rabu (03/05/17).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com — Hari kedua HanSan Festival pada Rabu (03/05/17) dilanjutkan dengan kegiatan dance workshop yang dibimbing oleh Rendy White. Kali ini, salah satu anggota dari I’Generation itu berkesempatan untuk mengajarkan koreografi lagu Not Today milik boygroup asal Korea Selatan Bangtan Boys (BTS) yang baru saja menggelar konser di Indonesia beberapa hari lalu.

Koreografi dari grup penyanyi yang beranggotakan tujuh pria ini termasuk susah dan memiliki detail yang rumit. Hal ini juga menjadi tantangan baru bagi Rendy untuk mengajar para peserta. Ia merasa  penggemar KPop Indonesia perlu menunjukkan bakatnya.

“Memilih lagu ini sebenarnya juga tantangan buat aku sebagai instruktur untuk mengajarkan itu. Tapi, pada saat ditanya mau pilih apa, sebenarnya kalau aku mau yang enak, ya yang gampang aja. Aku ingin mencapai tujuan dari I’Generation itu sendiri, yaitu merangkul KPopers di Indonesia untuk (menjadi) seperti di luar negeri. Indonesia itu punya bakat,” ujar Rendy usai workshop.

Workshop ini dibuka dengan penampilan dari Cypher Crew yang menarikan dua lagu BTS yang merupakan grup asuhan BigHit Entertaiment. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemanasan singkat yang dipandu Rendy.

Rendy White sendiri merupakan salah satu anggota I’Generation, kelompok tari yang terkenal ahli dalam membuat cover dance lagu-lagu KPop, sekaligus koreografer dari JKT48. I’Generation telah meraih prestasi hingga ke luar negeri dengan membuat cover dance lagu milik Girls’ Generation. Sebelumnya, Rendy juga sempat mendalami modern dance.

Rendy mengaku dirinya cukup terkejut dengan antusiasme peserta dalam mempelajari koreografi ini. Antusiasme peserta semakin terlihat ketika mereka meneruskan latihan meski di waktu istirahat.

Setelah selesai mengajar gerakan hingga refrain pertama, Rendy membagi peserta menjadi tiga tim untuk mengulang apa yang sudah dipelajari. Ia kemudian menyeleksi beberapa orang terbaik untuk menari bersamanya. Acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dari ketua Hansan Festival, Vaneshia Tjen dan berfoto bersama para peserta.

Rendy menyayangkan waktu yang terbatas sehingga tidak dapat mengajarkan keseluruhan koreografi. Namun, ia juga merasa senang dengan semangat para peserta dalam mempelajari koreografi yang ia ajarkan.

Penulis: Monique Oktaviannie

Editor: Hilel Hodawya

Foto: Jimmy