Dimensi Pertama Mentoring 2021 Sisipkan Nilai 5C bagi Mahasiswa

foto ilustrasi liputan Mentoring 2021.
Universitas Multimedia Nusantara mengadakan Mentoring 2021 pada Sabtu (11/09/2021) secara daring melalui Zoom dengan tema Your Power Lights The Way. (ULTIMAGZ/ Melati Pramesthi).
Share:
 

SERPONG, ULTIMAGZ.com — Dimensi pertama acara Mentoring UMN 2021 yang bertajuk “The Castle of Mind” telah dilaksanakan pada Sabtu (11/09/21). 

Mentoring adalah program untuk menanamkan nilai 5C Kompas Gramedia kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini dibimbing oleh para Mentor (sebutan bagi panitia Mentoring) agar mahasiswa baru bisa lebih beradaptasi dengan dunia perkuliahan.

Sama seperti tahun lalu, Mentoring 2021 dilaksanakan secara daring seiring dengan pandemi COVID-19 yang belum juga berakhir. Tujuan program masih sama, yaitu menanamkan nilai 5C (CaringCredible, Competent, Competitive dan Costumer Delight) pada mahasiswa baru.

Meski tujuannya sama, konsep, tema dan materi yang diangkut berbeda. Sehubungan dengan pandemi, Mentoring 2021 mengusung tema “Your Power Lights the Way” agar Mentee (sebutan bagi peserta Mentoring) dapat menemukan jalan baru untuk tetap mengembangkan potensi diri dalam situasi yang ‘gelap’ ini.

“Nilai-nilai 5C menjadi alat untuk membantu Mentee bisa kembali ke jalan mereka untuk tetap beradaptasi sama dunia perkuliahan yang mungkin tidak ideal dan tidak sesuai dengan yang mereka harapkan,” jelas Ketua Mentoring UMN 2021 Wisely Filbert Sean dalam wawancara, Sabtu (11/09/21).

Menghadapi pandemi ini memang tidak mudah, maka dari itu Wisely menjelaskan bahwa Mentoring tahun ini juga bertujuan untuk membimbing dan menemani Mentee untuk beradaptasi dengan dunia perkuliahan yang harus dilaksanakan secara daring.

“Kondisi daring ini cukup membuat para pelajar frustrasi. Kami mau ngajak mereka (Mentee) untuk beradaptasi, enjoy themselves lagi dan jadi diri mereka sendiri lagi meskipun dalam kondisi seperti sekarang ini,” ujar Wisely, Sabtu.

“The Castle of Mind” dibuka dengan film pendek yang ditampilkan kepada para Mentee mengenai dua dari lima nilai 5C yaitu caring dan credible. Kemudian rangkaian acara dilanjutkan di sesi breakout room bersama Mentor masing-masing.

Di breakout room, Mentee memulai aktivitas “The Preparation”. Mentee membagikan hasil tes MBTI agar bisa saling mengenal kepribadian sesama teman kelompoknya.

Setelah “The Preparation”, sesi selanjutnya adalah “The Laying Stone” di mana Mentee diajak untuk membuat perencanaan pribadi di dunia perkuliahan. Mentee diajarkan untuk membangun pribadi mereka baik dalam bidang mental, jasmani, maupun rohani.

Mentee juga harus menebak gambar makanan bergizi melalui aktivitas “What’s the Menu on the Table”. Aktivitas tersebut bertujuan agar Mentee dapat memperhatikan aspek jasmani mereka dimulai dari mengetahui dan memenuhi gizi seimbang yang dibutuhkan tubuh.

Kemudian, aktivitas “The Household” mengajak Mentee untuk menyelesaikan sebuah teka-teki agar bisa membangun aspek mental dengan berusaha memecahkan masalah bersama-sama secara berkelompok.

Aktivitas selanjutnya juga relevan untuk situasi sekarang ini. Mentee harus menebak perlengkapan apa saja yang berfungsi untuk melindungi diri dari COVID-19 dalam aktivitas “The King Equipment”, sebagai bentuk pertahanan diri dari bencana pandemi.

Sebelum “The Castle of Mind” berakhir, Mentee harus menebak nama dimensi selanjutnya yang nanti diadakan pada Sabtu (18/09/21) secara berkelompok. Mentee juga harus menuliskan refleksi harian mengenai pelajaran apa yang bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan apa saja yang mereka dapatkan dari “The Castle of Mind”. Tidak lupa sebelum Mentee meninggalkan acara, Mentee membuat pesan untuk Mentor dan teman sekelompok.

Ketua Mentoring UMN 2021 juga ingin memberikan pesan terhadap Mentee untuk tetap semangat, terus tetap berjalan, menjaga kesehatan, dan mengikuti protokol kesehatan supaya bisa berdampak bagi banyak orang. Wisely merasa bahwa pandemi ini tentu berat bagi semua, tetapi ada sisi positif yang dapat diambil.

“Aku percaya kita semua ada di sini karena alasan. Kita jadi orang-orang dan generasi yang terpilih untuk menghadapi pandemi ini supaya kita bisa jadi lebih tangguh dan bisa beradaptasi,” tuturnya.

 

Penulis: Alycia Catelyn

Editor: Maria Helen Oktavia

Foto: Melati Pramesthi