DKBM Umumkan Perubahan Operasional Lift Gedung C

Empat lift Gedung C Universitas Multimedia Nusantara (UMN) akan memakai sistem ganjil-genap sejak Senin (04/03/19). Namun, perubahan operasional ini telah memasuki masa percobaan pada Rabu (27/02/19) hingga Jumat (01/03/19). (ULTIMAGZ/Azhar Dwi Arinata)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Dewan Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (DKBM UMN) mengumumkan bahwa terjadi perubahan operasional Gedung C UMN melalui fitur Instagram story resmi DKBM @dkbmumn pada Jumat (01/03/19). Pasalnya, regulasi baru ini dicanangkan oleh Building Management UMN.

“Oleh karena lift di Gedung C sekarang sering macet dan lama antreannya, Pak Darman Santoso (Building Management UMN) menggunakan sistem ganjil-genap ini untuk mengurangi waktu kepadatan dan antrean penggunaan lift Gedung C yang selama ini melayani setiap lantai,” kata Koordinator Kesejahteraan Mahasiswa DKBM Kevin Junaldy di ruangan DKBM C306, Jumat (01/03/19).

Kevin menjelaskan bahwa regulasi baru ini mengatur keempat lift Gedung C untuk digunakan ke lantai-lantai tertentu. Lift 1 dan 2 (sebelah kanan pos satpam Gedung C) hanya melayani lantai-lantai angka genap, yaitu lantai B, 1, 2, 6, 8, 10, dan 12. Sementara itu, lift 3 dan 4 hanya melayani lantai-lantai angka ganjil, yaitu 1, 3, 5, 7, 9, dan 11.

Denah regulasi lift yang akan resmi diberlakukan sejak 4 Maret 2019. (Sumber: akun Instagram @dkbmumn).

Menurut Kevin, masa percobaan telah dilaksanakan sejak Rabu (27/02/19) hingga Jumat (01/03/19). Kemudian, perubahan operasional akan dieksekusi sepenuhnya pada Senin (04/03/19).

“Belum tahu akan sampai kapan. Jika selama seminggu ini tidak efektif, maka akan dikembalikan ke sistem lama. Namun jika selama seminggu ini efektif, maka akan diteruskan,” imbuhnya. 

Meskipun masa percobaan sudah berlangsung, tidak terdapat pemberitahuan resmi dari pihak kampus tentang perubahan operasional ini. Pemberitahuan hanya terdapat pada fitur Instagram story @dkbmumn.

“Kami juga baru mendapatkan informasinya, disebar hari ini. Jadi baru tadi pagi kami diperbolehkan (kampus) untuk mempublikasikan regulasi ini,” tutur Kevin. Ketua DKBM Chen Qinghui pun mengakui bahwa pihak mereka mendapatkan informasi yang sama sedikitnya dengan mahasiswa UMN.

Koordinator Media Komunikasi dan Informasi DKBM Mahardika Pramudya Haryono menyatakan bahwa banyak mahasiswa masih bingung dengan perubahan operasional lift.

“‘Kok ada ramai-ramai di lift?’ Ternyata ada stiker ganjil-genap yang baru. Lalu saat saya periksa, baru diketahui bahwa masa percobaan sudah dimulai sejak 27 Februari,” kata Mahardika.

Mahasiswa Jurnalistik 2017 Kevin Fatli mempertanyakan mengapa pemberitahuan mengenai perubahan operasional lift hanya disampaikan melalui akun Instagram DKBM. Menurutnya, tidak semua mahasiswa dan bukan sebuah kewajiban untuk mengikuti akun Instagram DKBM sehingga lebih baik disebarkan menggunakan e-mail student UMN. Ia juga berpendapat bahwa sistem ganjil-genap lift ini kurang efektif.

“Kalau regulasi ganjil-genap untuk lift, menurut saya kurang efektif karena kelas-kelas terpakai hanya itu-itu saja. Jarang orang-orang memakai lantai 6, biasanya itu lantai 5, 7, dan 9. Nanti malah jadi sepi dong,” kata Fatli saat diwawancara, Jumat (01/03/19).

 

Penulis: Ignatius Raditya Nugraha

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: Azhar Dwi Arinata