Harapan Ajak Perempuan untuk Lebih Percaya Diri Melalui “Be(You)Tiful”

(Dari kiri ke kanan) Miranti Kemala, Natasha Mannuela, dan Gily menjadi pembicara di acara Harapan, yang diselenggarakan di Executive Lounge UMN pada Kamis (2/5/2019). Acara ini diadakan oleh mahasiswa/i Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Strategic Communication 2016 untuk mata kuliah Coorporate Social Responsibility (CSR) guna mengapresiasi wanita dalam setiap pekerjaannya. (ULTIMAGZ / Billy Dewanda)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com—Program sosial besutan mahasiswa/i Strategic Communication 2016 dari mata kuliah Corporate Social Responsibility (CSR) Harapan menyelenggarakan seminar bertajuk “Be(You)Tiful”. Seminar yang mengusung tema self-care ini turut mengundang Direktur dari Viventis Search Asia Indonesia Miranti Kemala, 2nd runner-up Miss World 2016 Natasha Mannuela, dan fashion stylist profesional Gily.

Dikemas dalam konsep tanya jawab, seminar yang berlangsung selama kurang lebih satu jam ini membahas seputar persoalan perempuan dan bagaimana mereka dapat meraih kepercayaan diri dalam menjadi diri mereka sendiri, baik dalam bidang karir, keluarga, pertemanan, dan pribadi. Adapun salah satu topik pembicaraan yang sempat disinggung adalah makna dari “cantik” dan bagaimana perempuan dapat menjunjung tinggi “kecantikan” tersebut. Salah satunya adalah kecantikan yang dipancarkan ketika perempuan bisa menerima diri sendiri apa adanya.

“Cantik tuh lebih daripada itu (fisik),” tutur Natasha. “Menurut saya sendiri, cantik adalah bagaimana ketika kalian udah tahu siapa diri kalian. Kekurangan kalian, kelebihan kalian, dan kalian tuh bersyukur akan hal itu.. Kalian itu mengasihi diri kalian apa adanya,”

Natasha pun menambahkan, dengan menerima dan memahami diri sendiri mereka juga dapat memaksimalkan berbagai macam hal yang dipunyai demi menjadi pribadi yang lebih baik, termasuk mengembangkan potensi serta sikap.

Pembahasan yang serupa juga disampaikan oleh Miranti. Menurutnya, self-acceptance atau menerima diri sendiri merupakan salah satu sikap yang penting untuk dimiliki. Salah satunya adalah mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih positif dengan menerima segala kekurangan dan bersifat terbuka terhadap berbagai macam kritikan.

Basically, maksud saya coba mulai mendengar kritik dari orang. Paling susah dikritik, jangan salah. Kita juga enggak suka dikritik. Tapi, ada saatnya kita harus berpikir bahwa kritik itu bisa membuat kita jadi lebih baik,” pungkas Miranti.

Seminar pun ditutup dengan pertanyaan mengenai pesan yang ingin disampaikan oleh ketiga pembicara terhadap kaum perempuan.

“Buat para perempuan, enggak usah takut mau di-underestimate juga lo diemin saja, yang penting lo do what you do,” ucap Gily.

 

Penulis: Audrie Safira Maulana

Editor: Nabila Ulfa Jayanti

Foto: Billy Dewanda