Teater KataK Gelar Pentas Virtual Besar Perdana Lewat “Zeus and The Olympian Gods”

Teater KataK menyuguhkan penampilan jenaka hingga menyedihkan, dalam pementasan ke-43 bertajuk Les Miserable di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta, Sabtu (28/05/2021). (Foto: Teater KataK)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Teater KataK kembali hadir tahun ini dengan menyelenggarakan pentas besar virtual pertamanya pada Jumat (26/04/21).

Mengangkat tajuk “Zeus & The Olympian Gods”, Teater KataK akan membawa kita menyaksikan kehidupan jatuh bangun Dewa Zeus yang harus menentang ayahnya sendiri demi menjunjung kesejahteraan bersama.

Pementasan ini sendiri merupakan produksi ke-62 Teater KataK dan termasuk ke dalam program besar tahunan mereka. Diketuai oleh Pricillia Limbono, pagelaran ini didukung oleh 185 panitia yang terbagi ke dalam tim artistik dan non artistik. Hal tersebut lah yang membuat mereka mencetak sejarah baru dengan menampilkan pentas besar virtual perdananya.

“Semoga dengan diadakannya Pementasan Produksi Teater KataK ke-62 yang berjudul “Zeus and The Olympian Gods” secara online, kami dapat tetap menghibur dan menginspirasi para penonton dari jauh terutama di tengah masa pandemi ini,” ungkap Pricillia.

Sebelumnya, pementasan ini direncanakan tampil di Gedung Kesenian Jakarta sama seperti pementasan kolosal lainnya yakni “Cleopatra”, “Robin of Sherwood”, dan “The Legend of Wukong”. Namun, karena situasi pandemi yang tak kunjung berakhir pentas ini akhirnya diputuskan tayang secara virtual.

Meskipun virtual, Teater KataK berjanji bahwa mereka akan tetap tampil penuh dalam penampilannya. Hal-hal seperti tata panggung, tata cahaya, tata busana, tata rias, hingga detail sekecil apapun tidak akan terlewat.

Pentas ini akan ditayangkan melalui Youtube Teater KataK pada 19.00 WIB dengan durasi kurang lebih satu jam dan dikenai biaya sebesar Rp30.000,00-.

“Terima kasih juga saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah senantiasa mendukung dan memberikan andil dalam terwujudnya pementasan ini,” tutup Pricillia.

Penulis: Jairel Danet Polii

Editor: Maria Helen Oktavia

Foto: Teater KataK