UMN Kampanyekan Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Universitas Multimedia Nusantara sedang melakukan pencegahan penularan virus corona dengan cara membagikan hand sanitizer kepada seluruh mahasiswa yang datang ke kampus pada Rabu (04/03/20). (ULTIMAGZ/Kevin Oei Jaya)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com — Bidang Kemahasiswaan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) melakukan kampanye pencegahan penyebaran infeksi wabah Corona Virus Disease (Covid-19) di beberapa titik di lingkungan kampus. Berlangsung sejak Selasa (02/03/20) hingga Jumat (05/03/20), Kemahasiswaan UMN membagikan hand sanitizer kepada warga UMN yang berlalu lalang.

Beberapa lokasi yang dijangkau adalah Lobby B, jembatan menuju Gedung C, dan tangga penghubung Lobby D dengan basement. Kampanye ini juga melibatkan anggota Dewan Keluarga Besar Mahasiswa (DKBM) UMN, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala, dan relawan.

Selain menerima dari kampus, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UMN Ika Yanuarti juga mengimbau agar sivitas akademika UMN untuk membawa pula hand sanitizer masing-masing ke kampus. Hand sanitizer juga disediakan di beberapa tempat, seperti Student Service, Student Support, CDC, perpustakaan, dan laboratorium. 

Tak hanya itu, melalui Surat Edaran Wakil Rektor III nomor 01/WRIII/03/2020 yang diterbitkan pada Senin (01/03/20), juga memberikan beberapa imbauan lainnya mengenai pencegahan penyebaran Virus Corona. Salah satunya adalah memberi toleransi pemutihan absensi bagi mahasiswa yang mengalami gangguan kesehatan dengan gejala, seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan gangguan pernapasan, dengan melampirkan surat keterangan dari dokter.

“Saya berpesan agar pemutihan absen jangan disalahgunakan oleh mahasiswa,” ujar Ika. 

Kampanye pencegahan virus corona oleh UMN Medical Center bekerja sama dengan K3 UMN (ULTIMAGZ/ Kevin Oei Jaya)

Demikian halnya yang dilakukan oleh UMN Medical Center, bekerjasama dengan bagian Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (K3) UMN. Mereka melakukan kampanye di Kantin Gedung C UMN tentang pencegahan jangkitan Covid-19 selama tiga hari, yakni sejak Selasa (02/03/20) hingga Kamis (04/03/20).

“Kita perlu mengetahui gejala Covid-19 ini dan bagaimana pencegahannya. Kita tidak perlu panik, tetapi kita harus mampu menyaring informasi yang benar,” pungkas salah seorang anggota UMN Medical Center Sekar Arum.

Berita tentang Covid-19 semakin marak menyebar setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan informasi terkait dua warga negara Indonesia yang positif terinfeksi Virus Corona. Berita ini mengakibatkan kepanikan masyarakat meningkat, salah satunya dengan berlomba-lomba membeli persediaan masker dan hand sanitizer sehingga harga melonjak tinggi.

Penulis: Sr. Angela Siallagan

Editor: Maria Helen Oktavia

Foto: Kevin Oei Jaya