Jadi Ajang Unjuk Gigi, PRIDE 2017 Resmi Dibuka

PRIDE 2017 resmi dibuka oleh Inco Hary dengan memukul gong di Lobby B Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Senin (20/3/17) lalu. Acara ini akan berlangsung selama 5 hari dan akan berisi kegiatan seminar serta lomba untuk prodi ilmu komunikasi.
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Rangkaian acara PRIDE 2017 resmi dibuka kepala prodi (Kaprodi) Komunikasi Strategis Inco Hary Perdana, di Lobby B Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Senin (20/03/17). Tema yang diangkat oleh panitia PRIDE 2017 adalah The Strategic Function of Walking Media.

Acara tahunan yang hadir sejak 2015 ini memiliki tujuan untuk memberikan wadah bagi mahasiswa dan mahasiswi fakultas Ilmu Komunikasi (Ilkom), khususnya prodi Komunikasi Strategis, untuk merasakan bagaimana bekerja di bidang hubungan masyarakat (humas) dan marketing, serta mengimplementasikannya di dunia kerja lewat lomba-lomba yang diadakan.

Dihubungi secara terpisah, ketua PRIDE 2017 Benny Sanjaya mengatakan kegiatan ini sangat perlu dilakukan agar mahasiswa-mahasiswi Ilkom ini mengolah hardskill serta softskill mereka, juga untuk merasakan dan mengaplikasikan teori-teori yang sudah diajarkan oleh para dosen.

“Tujuannya sederhana. Kita ingin menjadi fasilitator dan menyediakan peluang untuk mahasiswa ilmu komunikasi, yang di dalamnya ada public relations dan marketing communications, untuk merasakan bagaimana kegiatan dan acara ini dilaksanakan dan dapat menjadi bekal bagi mereka nantinya,” ujar Benny.

Benny berharap gelaran PRIDE di tahun ketiga ini dapat menjadi tolok ukur untuk PRIDE selanjutnya agar bisa lebih baik lagi di kemudian hari.

“Harapannya PRIDE 2017 ini bisa memberikan impact yang berarti buat mahasiswa, panitia, dan civitas akademika, juga untuk promosi bagaimana program studi public relations dan communication strategics. Selain itu juga diharapan event yang berlangsung selama lima hari ini bukan hanya sekedar sarana mengembangkan hardskill yang mereka miliki, namun juga softskill yang penting untuk dunia kerja,” kata Benny.

Penulis: Stefanny

Editor: Kezia Maharani Sutikno

Foto: Evan Andraws