MAXIMA 2019, Transisi Mahasiswa Menjadi Pribadi Dewasa

Suasana kedatangan Mahasiswa yang ingin menikmati malam puncak Maxima pada Sabtu (31/08/19), di lapangan parkir Universitas Multimedia Nusantara (UMN). (ULTIMAGZ/ Frizki Alfian)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com  Malam Ekspresi Mahasiswa (MAXIMA) kembali diselenggarakan pada Sabtu (31/08/19), di lapangan parkir Universitas Multimedia Nusatara (UMN) dengan mengusung tema evolution. Menurut Ketua MAXIMA 2019 Novi Thedora, tema tersebut melambangkan bahwa mahasiswa baru UMN sudah bertransisi dari siswa menjadi mahasiswa, atau pribadi yang lebih dewasa.

“Memiliki kesinambungan dengan nilai yang ingin kita bawakan, yaitu aksi bukti perubahan, di mana mereka (mahasiswa baru) sudah bisa membuktikan diri mereka bisa berevolusi lebih baik lagi,” ujar Novi.

Menurut Novi, ada beberapa perubahan yang dilakukan pada MAXIMA tahun ini. Salah satunya, perubahan konsep HOME yang dahulu adalah Wall of Fame kini menjadi galeri.

“Tahun ini kita berinovasi di bagian perangkaiannya. Di bagian pamerannya mengubah konsep menjadi galeri yang sebelumnya Wall of Fame,” jelasnya. 

Selain pergantian konsep antara pameran Wall of Fame  dengan galeri, sistem pendaftaran STATE juga diubah dari tahun sebelumnya. STATE merupakan rangkaian acara MAXIMA yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa baru, untuk mengenal kegiatan UKM secara langsung.

“Untuk STATE kita ubah sistem pendaftarannya, sehingga semuanya bisa mendaftar, tidak seperti tahun lalu karena beberapa mahasiswa tidak bisa mendaftar,” terang Novi.

Mahasiswi Jurnalistik 2016 itu mengungkapkan, partisipan untuk HOME dan STATE melebihi ekspektasi. Novi menyebutkan, pengunjung HOME mencapai 4800 orang dan pendaftar STATE berkisar 3000 orang lebih. Sementara untuk jumlah pengunjung malam puncak, pihak MAXIMA belum bisa menyebutkan angka secara pasti. Namun, mereka menargetkan jumlah pengunjung melebihi tahun lalu.

“Kita mengharapkan lebih dari tahun lalu yang berjumlah 4500 orang, jadi targetnya lebih dari 5000 orang,” ucap Novi kepada Ultimagz.

Sementara itu, inovasi baru juga terlihat di panggung malam puncak MAXIMA. Tahun ini, panitia menggunakan layar interaktif yang terletak di belakang penampil. Selain tata panggung, regulasi akses VIP di malam puncak juga diubah, agar mempermudah pihak-pihak yang memiliki kepentingan lebih.

“Regulasi VIP access untuk teman-teman media, tamu undangan, dan para performance, jadi VIP access bisa didapatkan dengan menukarkan KTM untuk teman-teman tersebut,” pungkas Novi.

Terdapat 67 stan yang terdiri dari organisasi, UKM, LSO, media kampus, dan komunitas di malam puncak MAXIMA 2019. Kemeriahan malam puncak itu ditambah dengan kehadiran Isyana Sarasvati sebagai bintang tamu, sehingga antusiasme mahasiswa baru di malam puncak MAXIMA 2019 pun meningkat.

Para penonton terlihat mengabadikan momen saat Isyana Sarasvati sedang membawakan lagu pada malam puncak MAXIMA. (ULTIMAGZ/Frizki Alfian)

 

“Pertama ingin mendaftar UKM-UKM yang ada, dan juga mau lihat Isyana dan ada diajak teman jadi lebih seru,” ujar Andrew Sergio De Rusli Mahasiswa IT 2019.

Selain Andrew, hal senada juga diungkapkan Mahasiswi Jurnalistik 2019 Celini Febriani. Sementara, Melati Pramesti merasa perlu datang ke malam puncak MAXIMA untuk bertanya langsung kepada UKM dan organisasi yang menggelar stan di sana.

“MAXIMA itu ajang yang penting, karena bisa memberi infromasi dan pengetahuan baru kepada mahasiswa baru UMN. Banyak UKM dan organisasi yang di bawah naungan kampus yang bisa tanya-tanya dan ikut berpartisipasi,” ujar mahasiswa Jurnalistik 2019 itu.

Seperti tahun sebelumnya, MAXIMA bertujuan untuk memperkenalkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), maupun organisasi kampus. Novi menambahkan, pengenalan tersebut dilakukan agar mahasiswa tidak hanya mendalami bidang akademis saja, tapi juga terlibat dalam organisasi kampus dan mengasah soft skills mereka.

 

Reporter: Theresia Amadea

Editor: Anindya Wahyu Paramita

Fotografer: Frizki Alfian