Musisi Masih Andalkan Radio sebagai Media Promosi Karya Musik

Arga Narada, Winky Wirawan, dan Gamaliel (kiri-kanan) membagikan beragam cara mengenai penyebaran lagu-lagu populer melalui beragam media di Lecture Hall UMN, Selasa (22/11/16).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Dengan tagline “Are You Ready-O? We Are Ready-O!, para peserta calon anggota UMN Radio membuat talkshow bernama Reverb yang dilaksanakan di Lecture Hall UMN, Selasa (22/11/16). Dalam acara tersebut, Reverb mengundang tiga narasumber, yaitu Music Director Prambors Radio Arga Narada, Winky  Wirawan, dan Midnight Quickie.

Salah satu yang menjadi pokok pembahasan pada acara tersebut, yakni alasan musisi mempromosikan album atau  single lagu mereka melalui media radio. Menurut Arga, musisi perlu menyebarluaskan karya mereka ke masyarakat. Pasalnya, hingga kini, banyak faktor  yang membuat masyarakat masih menggunakan radio sebagai media informasi.

“Masih banyak orang yang mendengar radio. Dalam konteks mempromosikan album, kita ambil contoh salah satu musisi, yaitu  Dipha Barus. Lagunya yang berjudul “Nothing Can’t Stop Us” awalnya  diputar di radio, sekarang dia sudah mendapatkan penghargaan dari salah satu acara,” katanya.

Berbeda dengan Arga, bagi Winky, musisi lebih suka mempromosikan karya mereka melalui media televisi. Sebabnya, ada jenis musik yang lebih bagus diputar di televisi dibandingkan di radio meskipun kedua media informasi tersebut memiliki idealis yang berbeda. Namun, pria yang bernama asli Nurayendra Irwindo ini setuju akan dampak promosi karya musik melalui radio sangat besar.

Sementara itu, produser musik Midnight Quickie Rama mengungkapkan, mempromosikan karya musik  lebih efektif melalui  radio. Pasalnya, Midnight Quickie sendiri ingin karya musiknya bisa didengar masyarakat  seluruh Indonesia hingga di daerah pelosok.

Penulis: Rachel Rinesya Putri

Editor: Christoforus Ristianto

Fotografer: Roberdy Giobriandi