Pameran Karya Seni Anak SD dalam “Anak Desa Keren”

Rio, siswa SDN Curug Wetan V, dalam acara pameran "Anak Desa Keren", di SDN Curug Wetan V, Tangerang, Sabtu (23/04).
Share:

TANGERANG, ULTIMAGZ.com – Komunitas sosial Social Designee dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengadakan acara yang bertajuk “Anak Desa Keren” di SDN Curug Wetan V, Sabtu (23/04). Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Social Designee dengan siswa SDN Curug Wetan V.

Siswa dan siswi SD tersebut terlihat sangat antusias dan bersemangat. Sejak panitia datang, mereka menyambut dengan senyum yang semringah dan berhamburan untuk bersalaman.

Kegiatan ini diawali dengan persiapan dekorasi yang dilakukan oleh panitia untuk menyiapkan pameran hasil gambar siswa dan siswi SD tersebut. Kemudian, Ryan Sucipto selaku founder Social Designee melakukan story telling tentang Roro Jonggrang dan Cindelaras. Hal ini disambut baik oleh peserta acara.

Ryan Sucipto selaku Founder dari Social Designee sedang membawakan story telling tentang Roro Jonggrang.
Ryan Sucipto selaku founder dari Social Designee sedang membawakan story telling tentang Roro Jonggrang.

 

Anak-anak memperhatikan story telling dengan seksama.
Anak-anak memperhatikan story telling dengan seksama.

Setelah itu, anak-anak dipersilahkan untuk keluar kelas dan melihat pameran karya seni yang telah mereka gambar pada Sabtu (16/04) pekan lalu. Gambar-gambar yang dipajang sepanjang koridor sekolah bertemakan pendidikan, persahabatan, dan budaya.

Namun meski banyak diantara mereka yang merasa bangga karena gambarnya dipajang, ternyata ada satu gadis yang justru merasa malu. “Malu, Kak! Gambarku nggak sebagus gambar teman-teman yang lain,” ungkap gadis berkerudung yang bernama Metta itu.

Karya seni buatan anak-anak dari SDN Curug Wetan V yang ditampilkan dalam pameran.
Karya seni buatan anak-anak dari SDN Curug Wetan V yang ditampilkan dalam pameran.

Bagi para guru SDN Curug Wetan V, acara ini cukup baik. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Riyanti selaku penganggung jawab acara dari pihak guru.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena menunjang bidang seni yang berkaitan dengan mata pelajaran Seni, Budaya dan Keterampilan (SBK),” tutur wanita yang akrab disapa Ria. Dengan adanya kegiatan seperti ini, menurut Ria, para guru terutama guru SBK merasa terbantu dalam memperkenalkan seni ke anak-anak, mengingat jumlah guru SBK tidaklah banyak.

Selain itu, ia juga menyampaikan masukan untuk panitia. Menurutnya, alangkah baiknya apabila tidak hanya melukis saja yang diajarkan, namun hal lainnya seperti melipat dan lainnya juga.

Meski demikian, Ria menganggap acara seperti ini patut diteruskan dan ditingkatkan lagi.

 

 

Penulis : Nathania Zevwied Pessak

Editor : Alif Gusti Mahardika

Fotografer : Nathania Zevwied Pessak