Personal Style dan Komitmen, Bentuk Idealisme Desainer

Rege Indrastudianto, founder dari Visious Studio, dalam seminar "Idealisme Desainer Dalam Proyek Komersil" di Function Hall Universitas Multimedia Nusantara, Kamis (12/5).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Rege Indrastudianto, desainer grafis dan ilustrator yang juga pemilik studio desain Visious dan situs Grafis Masa Kini hadir sebagai pembicara dalam seminar bertajuk “Idealisme Desainer dalam Proyek Komersial” di Function Hall Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Kamis (12/5). Pada seminar ini, ia memaparkan pentingnya gaya pribadi dan komitmen desainer sebagai bentuk idealisme dalam melakukan pekerjaannya.

“Menurut saya, style itu dibutuhkan banget. Artist (seniman) tuh, butuh kelihatan cepat. Orang lihat di galeri, oh itu karyanya dia,” jelas Rege.

Walaupun begitu, ia menjelaskan gaya pribadi seorang desainer terkadang tidak bisa langsung terlihat dari karyanya. “Kalian harus lihat desain dia secara keseluruhan, dan memang biasanya desainer yang baik pasti masukin sisi personalnya dalam sebuah proyek,” ujar Rege.

Bagi Rege, seorang desainer pun juga harus bisa menyesuaikan gaya pribadi dengan permintaan kliennya. “Even kalau kita misalnya punya personal style, kalau kita masukin ke dalam proyek, membutuhkan waktu yang lama sampai akhirnya kita bisa sadar bahwa yang biasa gua kerjain tuh begini, gitu,” jelasnya.

Pria yang telah menjadi desainer grafis sejak tahun 2007 ini juga memberi saran kepada para peserta bahwa meski suatu proyek tidak sesuai dengan gaya pribadi, seorang desainer tak lantas menolak proyek tersebut.

Ia menyarankan untuk desainer mengikuti terlebih dahulu keinginan klien. Lalu, saat proyek sudah sesuai dengan keinginan dan pemikiran klien, serta desainer telah mendapat kepercayaan klien, barulah pada proyek-proyek selanjutnya desainer bisa sedikit memasukkan unsur-unsur gaya pribadinya.

Tak hanya itu, Rege juga mengingatkan tentang komitmen yang harus dimiliki oleh desainer dalam mengerjakan proyeknya. “Kita punya style, tapi kalau kita gak punya komitmen untuk mengasah apa yang kita punya, sebenarnya sama saja,” ujar Rege. Menurutnya, dengan tidak berkomitmen dalam melakukan pekerjaan desain, karya yang dihasilkan tidak akan konsisten.

Selain itu, pada rangkaian acara dari Ultigraph 2016 ini, Rege juga membagikan pengalamannya dalam berbagai pekerjaan desain untuk klien dan perusahaan besar.

Penulis : Christian Karnanda Yang 

Editor : Alif Gusti Mahardika

Foto : Evelyn Leo