Starlight UMN Ganggu Kegiatan Perkuliahan?

Starlight UMN, acara yang menampilkan bakat mahasiswa UMN, namun di satu sisi dirasa oleh sebagian mahasiswa menganggu jalannya kegiatan perkuliahan
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Acara Starlight UMN Episode 2 di Kantin Gedung C Universitas Multimedia Nusantara (UMN) telah berlangsung pada hari Rabu (27/4) silam. Namun dibalik segala kemeriahan acara, terdapat satu masalah yang kerap dikeluhkan mahasiswa dan dosen, bahkan sejak Starlight UMN episode pertama diadakan; yaitu suara gaduh yang membuat kegiatan perkuliahan di kelas-kelas sekitar tempat acara menjadi terganggu.

ULTIMAGZ berkesempatan mewawancarai dua orang mahasiswa Jurnalistik angkatan 2014, yaitu Angel dan Nandes, yang pada saat acara berlangsung, sedang melaksanakan kegiatan perkuliahan mata kuliah Jurnalistik Televisi atau TV Journalism. Kegiatan perkuliahan diadakan di ruang C205, yang tepat berada di atas Kantin Gedung C.

“Lumayan menganggu sih, karena ini tempat lokasinya deket banget sama kelas yang sedang berlangsung,” jelas Angel. “Mendingan cari ruangan yang tertutup, misalnya Lecture Hall (LH). LH itu mungkin gak dipakai. Di situ tempatnya lebih kedap suara dan gak menganggu kelas-kelas di sekitarnya. Kalau tidak, bisa diadakan setelah pelajaran selesai (setelah jam 5),” tambah Angel memberi saran.

Hal senada juga disampaikan oleh Nandes. “Ganggu sih, ganggu banget. Soalnya kita kuliah di lantai dua sedangkan mereka di lantai satu dengan menggunakan audio yang banyak. Apalagi suara mereka, mereka nyetel lagu apa segala macem, itu ganggu sih,” ujarnya.

Berbeda dengan Angel, Nandes tidak mengatakan bahwa lokasi acara harus dipindah. “Pindah venue emang gak bisa sih, seharusnya. Paling, ya, dikecilin sih suaranya biar gak ganggu yang lain juga. Kan kasian kita yang lagi kelas di atas,” imbuhnya.

Yulika Satria Daya selaku dosen yang mengajar di ruang C205 pada saat itu pun juga turut memberikan komentarnya. Menurutnya, suara-suara yang timbul menganggu konsentrasi mahasiswa yang sedang mengikuti perkuliahan.

“Yang saya sayangkan adalah, mengapa panggung itu dibuat di sekitar area kelas. Kasihan mahasiswa, akan teralihkan perhatiannya. Sementara ingin mengikuti pelajaran dan materi dari dosennya, atau ingin menikmati lagu dan show yang ada di bawah. Apalagi kalau dia jadi panitia, lebih teralihkan lagi,” jelasnya.

Menurut Yulika, alangkah baiknya bila venue acara yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMN tersebut yang dipindah. “Mungkin bisa dibuat di Student Lounge, mungkin bisa dibuat di Lecture Hall kalau artisnya bagus. Why not?” ujarnya.

“Mungkin bisa ditaruh di lapangan basket kemudian dibikin tenda di situ atau kalau mau cari tempat lagi yang lain, pokoknya dia tidak berdekatan dengan ruangan kelas. Kasihan mahasiswanya,” tambah Yulika.

Berkaitan dengan masalah ini, Verena Sephastika selaku ketua panitia Starlight UMN mengatakan bahwa tidak ada rencana untuk memindahkan lokasi acara dari kantin. “Menurut saya memang sudah pasti fix di sini karena dari sananya memang sudah disuruh di sini (Kantin Gedung C),” ujar Verena.

Menurutnya, Starlight UMN menggunakan panggung di kantin lantaran jarang dipakai. “Dari rektorat pun memberi permintaan, udah pake panggung kantin aja dan memang tidak bisa dialihkan kemanapun,” jelasnya.

Terkait solusi, Verena mengatakan, kedepannya akan menyesuaikan pengaturan kerasnya volume suara selama acara berlangsung. “Paling sound system-nya saja yang dikecilkan atau dibesarkan, seperti itu,” ujar Verena

Menanggapi pernyataan Verena, Yulika, sambil sedikit berkelakar mengatakan bahwa mengatur volume suara adalah hal yang kurang efektif.

“Coba anda bayangkan, handphone-nya (sambil menunjuk seorang mahasiswa) tiba-tiba berbunyi. Nada deringnya lagu Adele, kalau dia dengar teralihkan tidak? Apalagi yang dari bawah (acara Starlight), suaranya mau dikecilkan sekecil apapun pasti lebih kencang daripada suara ringtone handphone, benar tidak? Jadi tidak akan berpengaruh,” tutupnya.

Penulis : Christian Karnanda Yang 

Editor : Alif Gusti Mahardika

Foto : Evelyn Leo 

  • Chris

    benar banget, sampai sekre salah satu prodi berkomentar di FB dan pathnya sejak Starlight episode pertama. harus ditindak lanjuti. memang berisik sekali volume nya, sampai ke lantai 8 ged c loh dan pelosok2 kantin..