U-Care 2017 : WWF Edukasi Anak Lewat Truk Panda

Anak-anak peserta U-Care 2017 sedang berkegiatan di "Panda Mobile," sebuah perpustakaan keliling gagasan "World Wildlife Fund" (WWF). Organisasi ini merupakan salah satu organisasi eksternal yang bekerja sama dengan U-Care 2017 yang berlangsung di Universitas Multimedia Nusantara, Sabtu (30/09/17).
Share:

SERPONG, Ultimagz.com –World Wildlife Fund (WWF) Indonesia hadir dalam rangkaian acara U-Care 2017 di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Sabtu (30/09/17). Dalam acara tersebut, WWF mengajak anak-anak Sekolah Dasar (SD) untuk menjaga kelestarian lingkungan lewat truk bergambarkan Panda, atau Panda Mobile

Truk berkepasitas 10-15 ini disertai fasilitas membaca dengan konsep perpustakaan keliling. Tujuannya yakni mampu menarik minat anak-anak untuk membaca. Tidak hanya buku-buku, anak-anak juga bisa menonton tayangan edukatif melalui bioskop kecil yang tersedia di dalam truk.

“Jadi di dalam Panda Mobile anak-anak diperkenalkan dengan 6 hewan satwa payung WWF, ada Harimau, Gajah, Badak, Orang Utan, Hiu, Paus, dan juga Penyu. Tujuannya agar mereka tahu asalnya dari mana dan penyebarannya,” tutur salah satu relawan panitia Panda Mobile Dwina Sagitanova.

Sementara itu, ada beberapa permainan yang disajikan, salah satunya yaitu ‘Jelajah Papua’. Di permainan tersebut, anak-anak akan bermain sembari belajar mengenal hewan-hewan atau endemik yang ada di Papua.

“Di games Jelajah Papua, anak-anak diajak bermain melempar bola ke dalam ember. Nah, dalam ember tersebut ada informasi mengenai hewan-hewan khusus. Setelah masuk, nantinya mereka mendapatkan informasi tentang hewan tersebut, apakah Cenderawasih, atau satwa-satwa lain yang berasal dari endemik Papua,” tambah Dwina.

Selain itu, ada juga pos Water Lab yang mengedukasi anak-anak untuk bereksperimen dengan air. Awalnya, mereka diajak untuk mengambil sampel air dalam ember, kemudian diteliti apakah air tersebut layak diminum atau tidak. Melalui mikroskop, siswa-siswi tersebut juga diperlihatkan bakteri apa saja yang terkandung dalam air. Harapannya, mereka bisa memilih mana air yang bersih dan layak untuk diminum.

“Dari WWF harapannya agar mereka tidak sekadar tahu, tapi bisa mengimplementasikan informasi pada lingkungan sekitar. Awalnya kita edukasi dulu, kemudian mereka mencari tahu sendiri, dan bertindak. Misalnya tidak membuang sampah sembarangan, atau tidak membeli barang dari unsur hewan-hewan tersebut,” tutup Dwina.

Adapun Panda Mobile ini sudah ada sejak 2010 dan dimodifikasi sedemikian rupa agar terlihat menarik. Hingga saat ini, WWF Indonesia memiliki 2 truk Panda Mobile, salah satunya adalah PanMob Ancol. Dijuluki demikian karena adanya kerja sama dari pihak Ancol untuk memberikan wahana baru bagi anak-anak untuk bermain.

Penulis : Farrel Adam Siddik

Editor : Christoforus Ristianto

Foto : Farrel Adam Siddik

Sumber : wwf.or.id