Angga Dwimas Tampik Tuduhan Plagiarisme

Angga Dwimas Sasongko menunjukkan surat permintaan pendaftaran merek film Surat dari Praha pada konferensi pers di Kedai Filosofi Kopi, Melawai, Jakarta Selatan (1/2).
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Sutradara film Surat dari Praha Angga Dwimas Sasongko menampik tuduhan plagiarisme yang dilayangkan dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya Yusri Fajar terkait film tersebut. Angga mengklarifikasi  tuduhan tersebut dalam konferensi pers di Kedai Filosofi Kopi, Melawai, Senin (1/2).

“Saya kaget lihat di televisi yang menayangkan tuduhan Yusri. Di situ, Yusri menggiring publik dengan opininya yang sepihak tanpa legal standing yang kuat,” kata Angga.

Yusri melayangkan tuduhan dengan dasar judul film yang sama dengan buku cerpen karyanya pada 2012 yakni Surat dari Praha. Menurut Angga, hal itu bukanlah pelanggaran hak cipta karena hak cipta melindungi isi, bukan judul. Kesamaan judul pada media seni yang berbeda, dalam hal ini buku dan film, menurut dia juga kerap terjadi.

“Ada dua buku sebelum Yusri Fajar dengan judul yang sama dan tidak jadi masalah,” tambahnya. Judul Surat dari Praha (Letter from Prague) juga telah dipakai dalam buku karya Sue Gee pada 1994, dan Raya Czerner Schapiro serta Helga Czerner Weinberg pada 1991.

Seusai mengetahui tuduhan tersebut, Angga dan tim produksi langsung mencari buku karya Yusri tersebut di toko buku. Namun, hasilnya nihil. Selang beberapa lama, akhirnya Angga menemukan buku tersebut di situs jual beli Kaskus.

“Setelah dapat di Kaskus, kita tanya ke penerbitnya di Malang. Mereka bilang buku itu hanya dicetak sekali dan distribusinya terbatas. Buku itu memang tidak populer,” tutur pria yang juga menyutradarai film Filosofi Kopi ini.

Angga kian kesal ketika muncul pemberitaan yang sepihak terkait tuduhan tersebut. Menurutnya, hal itu terjadi lantaran masyarakat dan media tidak mendapatkan perbandingan yang jelas lantaran buku karya Yusri susah ditemukan.

“Saya cukup kecewa karena beritanya hanya dari satu pihak, enggak tanya ke penerbit. Bukunya di mana, sih? Dan tidak ada konfirmasi ke tim kita,” ujarnya.

Belakangan, Yusri mengklaim telah melayangkan somasi kepada tim produksi film. Kendati demikan, Angga menegaskan bahwa ia tidak pernah menerima somasi.

Soal hak cipta, Angga mengatakan telah mendaftarkan merek atas judul Surat dari Praha di kelas 41 terkait dengan Film Bioskop, kelas sembilan terkait dengan Cakram Digital, dan kelas 16 terkait dengan Poster.

 

Penulis : Christoforus Ristianto

Editor : Alif Gusti Mahardika

Fotografer : Evelyn Leo