Art Week 2017 “Manakartala” Usung Konsep Berbeda

Farel S. V. Sinaga selaku Student Engagament Manager for Undergraduate Program sedang melihat salah satu karya yang dipamerkan di Art Week 2017 pada hari Kamis (01/06/17) bertempatan di Breeze Art Space, Tangerang Selatan.
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Menjadi acara puncak dari rangkaian acara Art Week 2017, Student Board S1 Prasetya Mulya mengadakan art exhibition bertajuk Art Week 2017 “Manakartala” di Breeze Art Space, Tangerang Selatan. Resmi dibuka pada Kamis (01/06/17), Art Week 2017 menawarkan konsep yang berbeda karena memberi kesempatan pihak eksternal untuk menjadi peserta.

Tahun sebelumnya, Art Week hanya terbuka untuk pihak internal Prasetiya Mulya. Tahun ini, panitia membuka kesempatan bagi pihak eksternal untuk berpartisipasi dengan harapan menjadi sarana penyaluran bakat dan minat seni kaum muda. Selain itu, kehadiran pihak eksternal juga dapat menambah warna acara ini.

Bertemakan “Manakartala” yang erat kaitannya dengan cahaya, diharapkan setiap karya seni dapat memancarkan ‘cahaya’-nya masing-masing.

“Tema Manakartala memiliki makna yaitu ‘di manakah cahaya?.’ Dengan tema tersebut kami berharap, para peserta dapat memancarkan cahaya mereka sendiri-sendiri dengan cara mereka sendiri melalui karya seni mereka,” ujar Ketua Student Board Prasetiya Mulya M. Ari Ramadhan.

Emily Tania, Muhammad Ari Ramadhan dan Farel S.V. Sinaga (dari kiri ke kanan) memberikan penjelasan mengenai Art Week 2017 pada Press Conference yang diadakan di The Breeze, BSD pada hari Kamis (01/06/17).

Ketua Panitia Art Week 2017, Emily Tania menjabarkan ada tiga acara yang menjadi bagian dari Art Week, diawali dengan pre-event, pratical workshop, dan art exhibiton.

Pre-event Art Week 2017 dikemas dengan diselenggarakannya seminar yang mengangkat tema tentang bagaimana anak muda dari bisa menjadikan industri kreatif sebagai sumber penghasilan utama. Sedangkan Pratical Workshop dikemas dengan mengundang orang-orang yang ahli dalam bidang seninya masing-masing, seperti Pola Studio sebagai ahli merangkai bunga, Diela Maharanie dengan kemampuan lukis cat airnya, dan produksi musik bersama Double Deer Music.

“Acaranya seru dan ramai, pengarahan dari panitia juga bagus dan jelas. Acaranya termasuk worth it, yang tadinya hanya untuk internal sekarang eksternal juga bisa ikut dan bisa ikut acara ini, sebenarnya untuk pengalaman, tapi ternyata kepilih,” kata salah satu peserta Art Week 2017 yang juga merupakan mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Nadia Komadin.

Art exhibition Art Week 2017 yang berlangsung pada 2-4 Juni 2017 memamerkan karya seni dari empat kategori, yaitu painting, fotografi, ilustrasi, dan instalasi seni.

Dua di antaranya adalah instalasi seni karya Liko Sukhoy D. dan Stevina Peni yang bertajuk Kanakanakan // Kana-K-Anak-An, serta instalasi interaktif Double Deer yang bisa menampilkan pesan yang dikirim oleh peserta melalui SMS.

Selain itu, Art Week juga bekerja sama dengan agensi seni Kultusan, seniman Wahyu Smoko dan Bagus Pandega, serta dewan juri yang terlibat dalam mengkurasi karya peserta yakni Bill Satya, Satriya Gurnitha, Dika “Toolkit”, dan Benny Wicaksono.

Penulis: Rachel Rinesya Putri

Editor: Christian Karnanda Yang

Foto: Elvira Lisa