Berkontribusi dalam Hardiknas, Tujuh Musisi Luncurkan ‘Semua Murid Semua Guru’

Inisiator 'Semua Murid Semua Guru' Najeela Shihab tengah memberikan penjelasan tentang lagu sekaligus kampanye yang diluncurkan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (02/05/18). (ULTIMAGZ/Geofanni Nerissa Arviana)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei, tujuh musisi Indonesia berkolaborasi dan merilis lagu Semua Murid Semua Guru dalam rangkaian Pesta Pendidikan di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (02/05/2018). Ketujuh musisi tersebut adalah Indra Aziz, Glenn Fredly, Endah N Rhesa, Tulus, Andien, Tompi, dan Vidi Aldiano.

Para musisi tersebut memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan melalui lagu yang mereka ciptakan bersama. Lagu Semua Murid Semua Guru ini bertujuan menyadarkan masyarakat bahwa semua orang adalah murid dan semua orang adalah guru.

“Yang bertanggung jawab terhadap pendidikan bukan hanya guru dan murid di sekolah, tetapi kita semua. Apa pun profesinya, apa pun karya dan pekerjaan kita, kita harus ikut tanggung jawab dalam pendidikan,” ujar Inisiator Semua Murid Semua Guru Najeela Shihab.

Perempuan yang akrab dipanggil Ela meyakini, salah satu hambatan pendidikan di Indonesia ialah pandangan masyarakat yang kurang tepat tentang guru. Kebanyakan beranggapan bahwa guru hanyalah seorang pengajar di sekolah. Padahal, ilmu bisa didapatkan dari mana saja, sekali pun dari orang-orang di sekitar yang tidak kita kenal.

Selain diluncurkan dalam bentuk lagu dan video klip, Semua Murid Semua Guru juga menjadi jembatan Gerakan Kirim BUDI. Gerakan ini merupakan penggalangan dana untuk membantu anak-anak di pedalaman Indonesia yang tidak memiliki akses internet. Setiap Rp100.000 yang terkumpul, maka akan terkirim satu buah flashdisk berisi video- video profesi yang bisa menjadi mimpi mereka.

Aksi ini berawal dari kekhawatiran Ela dan orang-orang di sekitarnya tentang mimpi anak-anak yang selama ini kebanyakan hanya menyebutkan dokter, guru, atau polisi ketika ditanya tentang cita-cita. Padahal, masih banyak profesi lainnya yang juga patut dimimpikan. Namun, belum adanya akses internet di daerah mereka membuat pikiran anak-anak pedalaman masih belum seterbuka itu.

Demi menyukseskan aksi ini, Ela menggandeng beberapa komunitas dan perusahaan, antara lain Kitabisa.com, Hijup, dan Seribu Guru. Kitabisa.com akan membantu dalam hal penggalangan dana yang akan ditempatkan pada situsnya. Hijup akan memasukkan berbagai profesi di balik usaha busana daringnya yang melibatkan begitu banyak profesi. Sedangkan Seribu Guru yang merupakan komunitas dengan slogan ‘traveling and teaching’ akan mendistribusikan flashdisk bagi mereka yang membutuhkan.

“Semua orang pasti bisa bergerak dan membuat suatu perubahan. Karena itu, saya sangat mendukung kampanye Semua Murid Semua Guru ini,” ucap musisi Indra Azis usai peluncuran lagu Semua Murid Semua Guru.

Senada dengan Indra, Glenn Fredly juga berharap agar Semua Murid Semua Guru mampu membawa perubahan bagi pendidikan Indonesia.

“Semoga (kampanye ini) tidak hanya menjadi viral, tetapi juga bisa menjadi ruang ekspresi. Ini bentuk konkret dari teman-teman untuk melakukan perubahan,” tambah Glenn.

 

Penulis: Geofanni Nerissa Arviana

Editor: Gilang Fajar Septian

Foto: Geofanni Nerissa Arviana

Video: Youtube Semua Murid Semua Guru