Elefaith UPH Dukung Anak Disabilitas Lewat Konser Amal

(kiri ke kanan) Ketua Panitia Elefaith, Monique Gabrielle Surjono bersama Alister Ong salah satu perwakilan disabilitas yang memberikan kesaksian hidupnya pada Kamis (11/04/19) di Grand Chapel Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci. (ULTIMAGZ/Renate Pinasthika)
Share:

TANGERANG, ULTIMAGZ.com – Universitas Pelita Harapan (UPH) kembali gelar konser amal bertajuk Elefaith di Grand Chapel Gedung C lantai 6 UPH, Kamis (11/04/19). Konser kali ini ditujukan untuk mendukung anak-anak disabilitas di Indonesia.

“Kalau mereka (anak-anak disabilitas) diberikan dukungan, mereka bisa melampaui batasan mereka sendiri dan menjadi orang yang lebih luar biasa lagi,” ujar Ketua Panitia Elefaith Monique Gabrielle Surjono saat ditemui Ultimagz selepas acara.

Monic menambahkan, alasan memilih fokus kepedulian pada anak-anak dengan disabilitas adalah untuk memberikan inspirasi dan pembelajaran hidup pada masyarakat, khususnya mahasiswa UPH. Menurutnya, banyak anak-anak disabilitas yang memiliki tingkat kedewasaan yang lebih baik dari orang dewasa. Kedewasaan itu ditunjukkan dengan mau menerima kekurangan dirinya dan tetap menunjukkan semangat untuk mengembangkan potensi diri.

Konser amal Elefaith dibuka dengan kesaksian dari Alister Ong, salah satu penyandang disabilitas asal Singapura. Alister membagikan proses hidup yang ia lalui hingga dapat menerima keadaan dan berhasil bekerja di Singtel, salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Singapura.

Kolaborasi antara UPH Choir dengan anak-anak tuna netra dari Yayasan Elsafan menjadi salah satu pertunjukkan yang mengundang kekaguman penonton. Pasalnya, bukan sekadar menunjukkan kebolehan suara, namun sejumlah anak-anak tuna netra juga dilibatkan sebagai pengiring musik dalam lagu berjudul Andaikan Aku Punya Sayap.

Separuh dari harga tiket konser dialokasikan sebagai donasi bagi Yayasan Elsafan dan Yayasan Sayap Ibu. Tak hanya itu, setiap penonton juga diberikan kesempatan untuk berdonasi langsung melalui amplop putih yang dibagikan panitia di pintu masuk.

“Kita memiliki tujuan untuk menyalurkan donasi. Tapi, sebenarnya (tujuan) yang terbesarnya adalah kita mau benar-benar orang sadar kalau anak-anak penyandang disabilitas itu enggak seremeh yang mereka pikirkan,” tutur Monic.

Konser amal menjadi puncak dari acara Elefaith atau Elevate Faith yang merupakan bagian dari program Student Life (unit kemahasiswaan non-akademis) UPH. Rangkaian acara Elefaith dimulai dengan social experiment pada 6 Maret 2019, diikuti dengan acara lain seperti kampanye sosial, talk show, workshop, serta kunjungan mahasiswa UPH ke Yayasan Elsafan dan Yayasan Sayap Ibu.

 

Penulis: Anindya Wahyu Paramita

Editor: Nabila Ulfa Jayanti

Foto: Renate Pinasthika