Fathia Izzati Ungkap Arti Reality Club Lewat Euforia 2020

Fathia Izzati Ungkap Arti Reality Club Lewat Euforia 2020 (ULTIMAGZ)
Fathia Izzati pada penampilan Reality Club di konser virtual Euforia 2020. (ULTIMAGZ/Amor)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Euforia 2020 resmi berakhir pada Jumat (05/09/20) dengan konser musik daring sebagai acara puncaknya. Mengundang Saturday Night dan Reality Club sebagai bintang tamu, Euforia mampu menutup seluruh rangkaian acara secara menghibur dan berkesan. Di kesempatan ini pula, vokalis Reality Club Fathia Izzati turut mengungkapkan arti nama grup musiknya di acara Himpunan Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara ini.

Fathia mengaku bahwa nama bandnya memiliki arti ‘reality yang gak selalu dark’. Hal tersebutlah yang kemudian menjadi dasar pembuatan lagu-lagu mereka.

“Makanya lagu kita tuh cenderung optimis,” ujar Fathia di sesi tanya jawab.

Hadir sebagai bintang penutup, penampilan Reality Club dibagi menjadi tiga bagian. Pada bagian pertama, band yang dibentuk pada 2016 itu menampilkan lagu SSR, Telenovia, dan Vitar o Morte. Setelah itu, acara dilanjutkan ke sesi kedua, yaitu sesi tanya jawab.

Reality Club kembali membawakan lagu-lagu hits mereka di sesi terakhir yang juga menjadi penutup keseluruhan konser. Band yang beranggotakan lima personel ini memainkan Elastic Heart, Telenovia, dan Is it the Answer.

Euforia sendiri merupakan acara tahunan yang dibuat oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Multimedia Nusantara yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat dalam dunia bisnis. Kontennya terdiri dari talkshow, lomba business plan untuk tingkat SMA, lomba business case bagi tingkat kuliah, dan konser musik sebagai penutup.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, untuk pertama kalinya acara Euforia dilangsungkan penuh secara virtual. Hal tersebut yang mendasari panitia untuk mengangkat “Millennials Jam” sebagai konsep utama konsernya.

“Artinya, meskipun harus diadain secara online, kita pengen agar temen-temen juga ikut nyanyi dan jingkrak walau hanya depan gadget,” ujar Bella Verena selaku pembawa acara. Bentuk panggungnya pun mengambil konsep ungu cyberpunk sehingga terlihat muda, futuristik, dan kekinian.

Konser dibuka oleh penampilan dari band lokal asal Tangerang, Saturday Night. Pada kesempatan itu, mereka menyanyikan lima lagu termasuk single terbarunya yang berjudul Terjang Badai. Mereka juga turut membawakan lagu populer lain seperti Robbers dari The 1975 dan Mantra oleh Bring Me to the Horizon. Usai menyanyikan lima lagu, acara dilanjutkan oleh penampilan band yang paling ditunggu yakni Reality Club. Sebelum berakhir, pihak penitia mengumumkan bahwa Euforia akan kembali lagi tahun depan dengan acara dan bintang tamu yang tentunya tidak kalah seru.

 

Penulis: Jairel Danet Polii

Editor: Andi Annisa Ivana Putri

Foto: Amor