Fourtwnty Bawa Penonton Keluar Dari Zona Nyaman

Vokalis Fourtwnty Ari Lesmana saat membawakan lagu "Aku Tenang" dalam acara A:M Festival 2018 di Kuningan City Ballroom pada Sabtu (05/05/18). (ULTIMAGZ/Ergian Pinandita)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Salah satu musisi Indie yang tengah meroket, Fourtwnty turut memeriahkan A:M Festival di Kuningan City Ballroom, Jakarta Selatan, Sabtu (05/05/18). Band beraliran pop ini tampil asyik dan berhasil menggiring suasana para penggemar malam itu.

Membawakan total sembilan lagu, Fourtwnty membuka penampilannya dengan lagu Realita yang berasal dari album ketiganya “Ego&Fungsi Otak”. Lagu yang baru saja rilis pada 20 April 2018 silam ini berisi tentang pola pikir manusia yang kerap kali muncul dalam menghadapi suatu hal.

Dalam penampilannya malam itu, Fourtwnty juga memanjakan orang-orang yang hadir dengan lantunan Indonesia Pusaka. Penabuh drum Fourtwnty Primanda Ridho mengibarkan bendera merah putih yang merupakan bendera nasional Indonesia seakan mengingatkan penonton bahwa mereka harus bangga sebagai penduduk Ibu Pertiwi.

Band yang beranggotakan Ari Lesmana, Nuwi, dan Roots ini membawakan penampilan secara interaktif dan ekspresif. Berkali-kali mereka melempar pertanyaan yang menggugah semangat penonton.

Suara musik dan vokal khas dari Ari Lesmana juga menjadi daya tarik tersendiri. Lagu-lagu dari band yang baru saja memenangi Indonesian Choice Awards 5.0 NET dalam kategori Breaktrough Artist of The Year ini menjadi semakin nyaman dinyanyikan bersama dan membuat penonton berdansa bersama. Ballroom pun tampak disesaki oleh para penggemar yang larut dalam suasana energi yang diberikan oleh band yang terbentuk tahun 2010 ini.

Selain kedua lagu tersebut, Fourtwnty juga membawakan Aku Bukan Binatang, Diam-Diam Ku Bawa Satu, Nyanyian Surau, Hitam Putih, Zona Nyaman yang terkenal karena merupakan OST. Filosofi Kopi 2, dan Aku Tenang. Sebagai penutup, band asal Jakarta ini membawakan lagu yang baru dirilis music video-nya, yakni Fana Merah Jambu.

Penulis: Ergian Pinandita

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: Ergian Pinandita