Ian Hugen Ajak Anak Muda Tingkatkan Kepercayaan Diri Lewat Fesyen

(Kiri ke kanan) Moderator Fashion Talkshow UI Fashion Week 2019 Andre Panaga bersama Fadhilah Amalia dari Jemari Tangan dan Ian Hugen diberikan sebuah pelakat sebagai cendramata atas kehadirannya di acara tersebut oleh ketua acara, yaitu Muhamad Hanafiah di Kuningan City, Jakarta Selatan, Minggu (07/04/19). Talkshow tersebut berfokus kepada fesyen sebagai saluran untuk membangun dan memperkuat kepercayaan diri. (ULTIMAGZ/Azhar)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Klub Mode Universitas Indonesia (UI) kembali menggelar UI Fashion Week (UIFW) untuk keenam kalinya pada 4 hingga 7 April di Kuningan City, Jakarta Pusat. Di hari terakhir (07/04/19), UIFW menyelenggarakan gelar wicara bertajuk Fashion as A Channel to Build and Strengthen Self Esteem dengan Ian Hugen dan psikolog Fadhila Amalia sebagai pembicara.

Di era media sosial, tak bisa dipungkiri bahwa seringkali ada standar dan tuntutan tertentu yang harus penggunanya ikuti agar dipandang baik, tak terkecuali soal gaya berbusana. Standar tinggi yang diperlihatkan di media sosial seperti Instagram, tak jarang membuat remaja dan anak muda mengalami krisis kepercayaan diri.

“Kita hidup di dalam masa di mana semua orang punya ‘penggaris’ masing-masing. Kalau kita terus mau hidup dengan ‘penggaris’ yang ditetapkan oleh orang lain, aduh, capek banget enggak sih?” Ujar Ian.

Ia mengatakan, fesyen dan kepercayaan diri sebenarnya saling topang-menopang. Busana yang sesuai dengan gaya personal dan membuat nyaman dapat meningkatkan kepercayaan diri sekaligus menjadi sarana ekspresi seseorang. Demikian pula, kepercayaan diri mampu membuat busana yang biasa-biasa saja terlihat keren.

“Percuma baju lo udah bagus, celana lo udah keren, sepatu lo udah 17 juta, tas lo udah 1M, tapi kalau raga lo, hati lo enggak percaya diri, lo enggak ngerasa lo keren, itu semua hanya sekedar fabric,” tutur mahasiswa jurusan Fashion Management Binus Northumbria School of Design ini.

Hal serupa diungkapkan Dhila. Menurutnya, fesyen dan kepercayaan diri harus bersifat dua arah dan berjalan beriringan.

“Kalau misalnya kita juga udah punya perasaan berharga sama diri kita sendiri, kita tuh jadi tahu kita mau punya statement yang seperti apa. Kalau misalnya si fashion itu sendiri, ya seperti yang tadi dibilang, coba deh untuk dress up,” ujarnya.

Selain seminar, UIFW 2019 juga diwarnai dengan pagelaran busana dari berbagai label lokal tanah air, seperti Danjyo Hiyoji, Bateeq, HATTACO, dan SHE/E/O. Di area pameran, terdapat pula berbagai karya instalasi dari Ian Hugen dan Urban Asia.

 

Penulis: Charlenne Kayla Roeslie

Editor: Nabila Ulfa Jayanti

Foto: Azhar Dwi Arinata