Lima Ruangan dalam Pameran AsaRasa, Cerminan Berbagai Emosi Manusia

Aldy Adrian selaku Ketua Acara Artweek 2018 yang dilaksanakan di The Breeze, BSD, Tangerang dari 10-13 Mei 2018 (05/2018). (ULTIMAGZ/Roberdy Giobriandi)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Berbagai karya seni di Art Week 2018 dipamerkan dalam beberapa ruang di ArtSpace, The Breeze, Bumi Serpong Damai. Terdapat lima ruangan dengan nuansa berbeda yang masing-masing bertujuan membuat pengunjung larut dalam rasa tertentu.

Hampa, Gempita, Renjana, Amarah dan Lara merupakan lima bagian ruangan di Art Week 2018. Tak hanya dapat dinikmati, lima ruang tersebut turut memamerkan karya seni interaktif untuk mempengaruhi perasaan pengunjung. Beberapa karya memberikan kesempatan bagi pengunjung unutk berpartisipasi, seperti kolam bola dengan ban penyelamat unicorn di ruang Gempita dimana pengunjung dapat masuk ke dalamnya, ataupun salah satu instalasi yang memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk meluapkan pendapat mereka tentag fashion.

Menurut Aldy Adrian yang mengetuai acara ini, masing-masing ruangan diisi dengan berbagai karya seni yang menggambarkan emosi-emosi yang sering dirasakan oleh manusia.

“Kita bagi ke lima section dimana setiap section itu melambangkan lima emosi dan di lima emosi ini saya berharap orang-orang yang datang disini bisa merasakan rasanya senang, rasanya marah, sedih, hampa dan juga kasih dimana ini semua melambangkan emosi-emosi yang ada  di keseharian hidup kita,” jelas Aldy.

Pameran AsaRasa sendiri menunjukan konsep yang sangat modern dan sangat menarik bagi anak muda. Lebih dari itu, pemilihan tema AsaRasa diambil supaya para pengunjung dapat ikut larut dalam setiap karya yang ditampilkan, sehingga karya yang ada tidak hanya dapat dinikmati, namun juga dapat turut menyentuh perasaan pengunjung.

“Tahun ini saya sendiri pengen orang-orang tuh dateng kesini gak cuma buat foto-foto doang, tapi mereka bisa ngerasain ambience yang ada,” tambah Aldy.

Di samping karya seni yang ada, lima cerminan emosi dalam pameran AsaRasa juga diabadikan dalam bentuk buah tangan berupa pakaian, dengan gambar dan warna yang masing-masing mencerminkan emosi.

 

Penulis: Ariefiani Elfrida Mastina Harahap

Editor: Gilang Fajar Septian

Foto: Roberdy Giobrandi